Header Ads

Proyek 4 Tahun Indonesia-Belanda untuk BPSDM Kemenkumham Berakhir

Kepala BPSDM Kementerian Hukum dan HAM Mardjoeki (Foto: Dok. KalderaNews/Nuffic Neso)
JAKARTA, KalderaNews.com - Sebuah konferensi digelar di Jakarta untuk menandai berakhirnya 4 tahun proyek antara Indonesia dan Belanda untuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 

Kepala BPSDM Kementerian Hukum dan HAM Mardjoeki mengakui melalui proyek NICHE, kurikulum untuk perancangan perundang-undangan saat ini telah dimutakhirkan, kapasitas  pegawai dan pelatih telah ditingkatkan dan kapabilitas dalam mengelola pendidikan dan pelatihan di dalam organisasi telah meningkat secara signifikan. Pada akhirnya, peraturan perundang-undangan yang lebih baik di tingkat propinsi maupun daerah akan berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan publik dan akuntabilitas. Secara konkret, hasil kerja tersebut adalah tersedianya perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi, peningkatan sistem jaminan mutu dan pengembangan kebijakan gender.

Sementara itu, Direktur CINOP Global Johannes de Geus meyakini BPSDM telah mencapai standar yang tinggi dalam melaksanakan e-learning dalam programnya. "Saya yakin lembaga-lembaga pendidikan untuk peraturan perundang-undangan di Belanda akan turut mendambakan pencapaian seperti itu," tandasnya.

Dalam sebuah kesempatan yang sama Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker mengaku senang dengan hasil yang telah dicapai dalam proyek ini. "Ini adalah contoh yang sangat baik mengenai kolaborasi yang intensif dan saling menguntungkan antara Indonesia dan Belanda dalam bidang hukum," tegasnya.

Diketahui, Netherlands Initiative for Capacity in Higher Education (NICHE) adalah program kerjasama pembangunan yang didanai oleh pemerintah Belanda. Dengan meningkatkan kapasitas perguruan tinggi dan pendidikan dan pelatihan teknik dan kejuruan (TVET) yang berkelanjutan di negara-negara mitra maka akan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan pengurangan kemiskinan. NICHE melibatkan berbagai mitra dari Belanda dan Indonesia dengan Nuffic sebagai lembaga koordinator. Konsorsium dalam proyek ini terdiri dari CINOP Global, Leiden University of Applied Sciences, Wageningen University dan Universitas Indonesia sebagai mitra pelaksana. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Tidak ada komentar

Header Ads1

Header Ads1

Diberdayakan oleh Blogger.
Iklan Pop Pup taruh di sini