Header Ads

Dapat Beasiswa Belanda, Staf Kemendag RI Harus Maksimalkan Output

Kepala BPPP Kemendag RI Kasan (kiri) bersama Direktur Neso Indonesia Peter van Tuijl (KalderaNews/Nuffic Neso Indonesia)
JAKARTA, KalderaNews.com - Sebanyak 20 Staf Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI yang mendapatkan beasiswa StuNed Tailor-Made Training (StuNed-TMT) dari Pemerintah Kerajaan Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia mengikuti pengarahan di Kantor Kemendag RI di Jakarta, Rabu (23/8) lalu.

Wakil Kepala Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia di Jakarta Tess van der Zee menyampaikan penghargaan terhadap kerjasama Indonesia dengan Belanda yang semakin baik dan kuat.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia merupakan negara besar sehingga penting untuk membuka diri dalam perekonomian global yang semakin terbuka dan transparan. Ia sangat berharap para peserta terpilih dapat belajar banyak dari Belanda melalui pelatihan tersebut, karena dalam hal ini kedua negara memiliki visi serta berbagi nilai yang sama.

Sementara itu, Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijl menandaskan pelatihan seperti ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi pengaju sehingga dapat dirancang sedetail mungkin untuk menghasilkan output seperti apa yang diharapkan.

Selain itu, hasil dari training ini sendiri bentuknya konkret dan aplikatif untuk mendukung kinerja staf Kemendag. Ia pun menandaskan training ini merupakan salah satu bentuk investasi bagi hubungan yang baik antara Indonesia dan Belanda. Ia pun memiliki harapan yang sama bahwa mereka yang berkesempatan menimba ilmu di Vrije Universiteit Amsterdam Belanda memperoleh manfaat maksimal yang akan dibawa pulang ke Indonesia. (Temukan beragam beasiswa dari Pemerintah Belanda klik Nuffic Neso Indonesia). (JS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.