Header Ads

Kedahsyatan Semburan Gas Panas Saat Gerhana Matahari

Selama gerhana matahari total, para ilmuwan mendapatkan pandangan yang jelas tentang atmosfer matahari yang lebih rendah yang disebut Korona (angin matahari muncul dari permukaannya) (Foto: NASA)
HAWAII, KalderaNews.com - Astronom dan profesor di University of Hawaii Habbal nekat pergi ke Australia Utara untuk menyaksikan gerhana matahari total pada 2012 silam. Perjalanan itu pun menjadi pengalaman yang sangat berkesan dalam hidupnya.

Saat gerhana matahari terjadi, seperti dilansir Space.comsemburan gas panas di atmosfer matahari yang biasanya tak terlihat terlihat begitu jelas. Fenomena semburan gas panas ini memang dianggap salah satu fenomena alam paling menakjubkan yang bisa dilihat dengan mata telanjang.

Tak hanya ke Australia, ia pergi ke berbagai belahan dunia termasuk Kenya dan Indonesia dengan harapan bisa melihat fenomen-fenomen menarik lainnya.

Sebagai astronom di University of Hawaii, ia mempelajari angin matahari. Angin matahari merupakan partikel yang mengalir dari permukaan matahari karena keduanya merupakan angin sejuk yang konsisten dan lembut serta melalui letusan dahsyat yang meludahkan awan material ke luar angkasa.

Selama gerhana matahari total, para ilmuwan mendapatkan pandangan yang jelas tentang atmosfer matahari yang lebih rendah yang disebut Korona (angin matahari muncul dari permukaannya). Gerhana Matahari total adalah satu-satunya cara langsung untuk mempelajari kemunculan angin atahari dari permukaannya. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Header Ads1

Header Ads1

Diberdayakan oleh Blogger.
Iklan Pop Pup taruh di sini