Header Ads

Kids Zaman Now Harus Jadi Problem Solver Melalui Kreativitas

Sociopreneurship di Museum Bank Mandiri Novi Anathasia Purba (KalderaNews/Humas Atma Jaya)
JAKARTA, KalderaNews.com - Intercultural Student Camp (ISC) Batch III di Jakarta dan Bandung lalu dimeriahkan dengan acara yang ditujukan untuk membangun kepedulian terhadap Indonesia melalui topik-topik menarik yang disampaikan oleh tokoh-tokoh inspiratif seperti saat Sociopreneurship di Museum Bank Mandiri Novi Anathasia Purba, Socio-Entreprenuer berusia 24 tahun yang merupakan founder dan owner dari Karma Batik yang memanfaatkan limbah batik yang menjadi berbagai produk kerajinan.

Melalui program dari Mandiri Edukasi ini diharapkan 200 mahasiswa dan pendamping dari 19 Perguruan Tinggi anggota APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik) mendapat inspirasi untuk bisa menjadi problem solver melalui kreativitas dan kolaborasi ketika meraka kembali ke tempat mereka masing-masing.

BACA JUGACatatan Kecil dari Intercultural Student Camp APTIK

Acara menarik lainnya yaitu bincang kepemimpinan dan multikultur dengan tokoh lintas agama dan kelompok seperti denganHenry T. Simarmata, Tenaga Ahli UKP Pancasila, Budhy Munawar, Cendikiawan Muslim Penggerak Pluralisme dan komunitas orang muda yang tergabung dalam temu kebangsaan.

Head of Public Relations Unika Atma Jaya Jakarta Christiani Ajeng Rianti pada KalderaNews menyampaikan rangkaian ISC 2017 yang dilakukan di Jakarta dan Bandung selama 4 hari 3 malam jelang peringatan Sumpah Pemuda ke-89 beberapa waktu yang lalu itu berakhir di Universitas Parahyangan Bandung.

Di akhir acara ini mereka bersama-sama menyatakan aksi deklarasi bersama sebagai komitmen dalam memaknai Sumpah Pemuda dan mengambil peran untuk Indonesia. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.