Header Ads

The Tales of Bandung Meriahkan Pameran di Ekuador

Pameran Wonderful Indonesia di Festival Artesanias de Americana ke-15 di Cuenca, Ekuador yang berlangsung pada tanggal 1 November – 1 Desember (KalderaNews/KBRI Quito)

QUITO, KalderaNews.com - Pemerintah Kota Bandung ambil bagian dalam pameran Wonderful Indonesia di Festival Artesanias de Americana ke-15 di Cuenca, Ekuador yang berlangsung pada tanggal 1 November – 1 Desember.
Di pameran ini Bandung mengusung tema “The Tales of Bandung”. Mereka memamerkan karya seni seperti keris antik yang berusia 80-200 tahun dan informasi-informasi budaya khas kota Bandung dan dari berbagai daerah lainnya seperti, Papua, Kalimantan, Makassar, dan Padang.

BACA JUGA:
Wonderful Indonesia Curi Perhatian Ibu Negara Ekuador

Pada kesempatan ini pemerintah Kota Bandung juga mengirimkan Mahasiswa S2 ITB asal Ekuador, Santiago Erazo, untuk dapat mengisi bazaar dengan hasil kerajinan tangannya berupa lukisan yang dibuat dengan menggunakan teknik batik. 


Demo membatik Wonderful Indonesia di Festival Artesanias de Americana ke-15 di Cuenca, Ekuador yang berlangsung pada tanggal 1 November – 1 Desember (KalderaNews/KBRI Quito)
Festival Artesanias de Americana ke 15 ini menjadi kesempatan yang sangat baik sebagai ajang untuk mempromosikan Indonesia dengan berbagai potensi seni budaya dan pariwisata, tidak hanya kepada masyarakat Ekuador namun juga pengunjung dari berbagai negara di kawasan Amerika yang mencapai 400 ribu orang.

Selain pameran benda seni dan budaya dari Indonesia yang ada di museum CIDAP, festival juga diisi dengan bazaar internasional benda-benda seni kerajinan tangan oleh seniman dari berbagai negara antara lain, Peru, Kolumbia, Venezuela, Chile, Argentina, Uruguay dan Jepang serta diikuti juga oleh ratusan seniman dan pengrajin dari berbagai daerah di Ekuador.


Penampilan S2 ITB asal Ekuador, Santiago Erazo (KalderaNews/KBRI Quito)
Tidak ketinggalan Indonesia mengisi bazaar dengan para pengrajin batik dari Pekalongan dan Pemalang, serta pengrajin ukir dari kayu jati dan kelapa kering asal Pemalang. Pembatik dan dan pengrajin kayu juga berksempatan untuk melakukan demo pembuatan batik tulis dan mengukir patung komodo yang terbuat dari kayu jati, para pengrajin khusus dibawa oleh Bapak Andriyanto J. Syah, salah seorang anggota DPR Komisi VI. (NS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.