Header Ads

Risiko Banjir Tinggi, Sulsel Perlu Edukasi Kedaruratan Bencana

Workshop Penyusunan Mekanisme dan Standar Operassional Prosedur(SOP) Kedaruratan di Gedung PKK Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan (KalderaNews/LPBI NU)
WAJO, KalderaNews.com - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bekerjasama dengan Departemen Of Foreign and Trade (DFAT) Australia melaksanakan kegiatan Workshop Penyusunan Mekanisme dan Standar Operassional Prosedur(SOP) Kedaruratan di Gedung PKK Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan selama 3 hari (20-23 Desember 2017).

Kegiatan workshop dibuka oleh Drs.H. Alamsyah,MM mewakili Bupati Wajo yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya ia mengucapkan terima kasih kepada LPBI-NU yang telah membantu dan mendampingi Kabupaten Wajo dalam penanggulangan bencana.

Sejauh ini LPBI NU membantu melakukan penyusunan mekanisme dan SOP Kedaruratan Bencana. SOP Kedaruratan Bencana menjadi hal yang sangat penting mengingat wajo termasuk daerah yang berisiko tinggi terkena dampak banjir lebih dari 2 bulan, utamanya di daerah kawasan danau tempe. Banjir ini disebabkan oleh sungai besar yang melintas di Wajo dan pengalirannya ke laut sangat jauh hingg 180 KM. Sselain itu, juga disebabkan oleh alih lain fungsi lahan.

“Kami selalu siap dan melibatkan para pihak dalam penanggulangan bencana. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LPBI-NU yang telah memfasilitasi dan mendampingi kami selama ini. Rencana mekanisme ini sangat penting karena se-Sulawesi Selatan hanya Wajo dan Barru yang didampingi. Ini sebuah kehormatan bagi kami,” tandasnya.

Sementara itu Erwin mewakili Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Selatan yang berhalangan hadir menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan merupakan daerah yang mewakili risiko bencana yang tinggi dari 24 Kabupaten atau Kota dari 22 Kabupaten/Kota berisiko tinggi.

Sejauh ini, BPD Provinsi Sulawesi Selatan juga telah menyusun mekanisme dan beberapa SOP untuk penanganan kebencanaan namun belum dilegalkan dan akan dibagikan ke berbagai kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai acuan. (FA)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.