Header Ads

Jadi Duta Perlindungan WNI, Slank: Ini Panggilan Hati


JAKARTA, KalderaNews.com - Kelompok musik Slank kini menjadi  Duta Perlindungan WNI. Penobatan yang dihadiri oleh seluruh personil Slank dan managernya, Bunda Iffet-ibunda Bimbim dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan malam Penganugerahan Hassan Wirajuda Award 2017 yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Tenaga Kerja serta Kapolri.

Dengan penobatan ini, Slank hingga setahun ke depan akan terlibat dalam kampanye-kampanye penyadaran publik, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kampanye akan dilakukan dalam bentuk konser, seminar, talk show maupun melalui media sosial. Dalam kampanye tersebut Slank akan menyampaikan pesan-pesan untuk mencegah WNI menghadapi permasalahan di luar negeri.

“Tantangan perlindungan WNI di luar negeri demikian besar. Kemlu tidak dapat bekerja sendiri. Pemerintah dan Non-Pemerintah bekerja sebagai satu tim. Kami sangat gembira Slank tergugah membantu secara sukarela,” ujar Menlu Retno.

Kementerian Luar Negeri merasa perlu melibatkan public figure yang dapat memberi dampak (impact) luas kepada seluruh segmen WNI di luar negeri. Penunjukan Slank sebagai duta perlindungan WNI di luar negeri telah melalui berbagai pertimbangan khususnya Slank sebagai group band legendaris telah dikenal dan diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia.

“Buat Slank ini adalah panggilan hati, karena kita tahu Pemerintah tidak bisa mengerjakan sendiri. Kita juga akan mengajak para Slankers, di dalam negeri maupun yang menjadi TKI di luar negeri untuk ikut membantu,” terang salah satu personil Slank Bimbim.

Untuk meningkatkan perlindungan WNI di luar negeri, Kemlu juga telah membangun sistem perlindungan WNI yang lebih baik melalui inovasi teknologi untuk Database WNI dan Portal Pelayanan WNI yang terintegrasi dan juga meluncurkan aplikasi Safe Travel. (FA)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.