Header Ads

Ada Jeritan Histeris di Penabur Kelapa Gading

Sunatan Massal di SMAK 5 Penabur bekerja sama dengan dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSCM. (KalderaNews NS)
JAKARTA, KalderaNews.com - Sekolah Penabur Kelapa Gading pada Sabtu, 27 Januari 2018 tampak ramai. Jeritan dan tangisan mewarnai salah satu ruang kelas sekolah tersebut. Salah satu di antaranya meronta-ronta. Namun beberapa tampak diam dan tenang.

Demikianlah suasana kegiatan sunatan massal yang diadakan oleh SMAK 5 Penabur. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka aksi sosial Pramuka siswa-siswi dalam Perkemahan Jumat-Sabtu.


Dalam aksi sosial itu, Pramuka SMAK 5 dibantu oleh tim medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Hampir dua puluh peserta usia 4 hingga 14 tahun terhimpun dalam acara ini. Mereka sebagian besar berasal dari sekitar lingkungan sekolah seperti wilayah Semper dan Tanah Merah.



Seorang ibu memegangi putranya yang terus menjerit ketika mengikuti sunatan massal di SMAK 5 Penabur. (KalderaNews/NS)
Ibu Suryani, orang tua dari Dafa yang menjadi salah satu peserta sunatan massal terlihat senang mendampingi putranya. Alasannya selain bebas biaya, juga karena putranya yang memang sudah ingin disunat. “Meski saya gak tega, tapi saya lega putra saya sudah disunat,” ungkapnya.

Selain sunatan massal, sekolah tersebut juga mengadakan aksi sosial donor darah yang dibantu oleh tim PMI DKI Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa siswa yang telah memenuhi syarat, orang tua siswa, guru, dan warga sekolah lainnya.(NS)



Aksi sosial donor darah yang dibantu oleh tim dari PMI, beberapa siswa yang telah memenuhi syarat turut mendonorkan darahnya (KalderaNews/NS)
* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.