Header Ads

Duh, Ternyata Kemudahan Investasi di Indonesia Masih Terburuk di ASEAN

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong (Foto: Ist)
JAKARTA, KalderaNews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),Thomas Lembong menjelaskan dalam daftar kemudahan berinvestasi yang dirilis oleh Bank Dunia tahun 2018, Indonesia berada di ranking 72, jauh tertinggal dari negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura yang berada di posisi 2, Malaysia di posisi 24, Thailand di posisi 26, dan bahkan masih tertinggal dari Viet Nam yang berada di posisi 68.

 “Sebenarnya kita sudah mengalami kemajuan signifikan dalam hal kemudahan mendirikan usaha, di tahun 2017 kita kan berada di posisi 91 dan tahun ini kita ada di posisi 72. Tapi ini belum cukup. Kita harus terus memperbaiki diri,” terangnya pada Rapat Kerja Kepala Perwakilan RI (Raker Keppri) di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

BACA JUGA:
Commodity Boom Telah Berlalu, Ekspor Indonesia Anjlok


Ia menambahkan untuk tahun 2018, Pemerintah telah menetapkan target realisasi investasi sebesar Rp 765 triliun, naik dari target tahun sebelumnya sebesar Rp 692,8 triliun.

Diketahui, Raker Keppri kali ini menyoroti total nilai ekspor Indonesia yang meskipun ada peningkatan nilainya namun masih belum sesuai harapan. Untuk tahun 2017, total nilai ekspor Indonesia berada di angka USD 168,7 miliar, lebih kecil dari Malaysia (USD 211,9 miliar), Thailand ( USD 233,5 miliar), dan bahkan Viet Nam (USD 214 miliar). (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.