Header Ads

KRI Rigel-933 Survei Hidro–Oseanografi di Perairan Kangean

KRI Rigel-933  dibawah kepemimpinan Komandan Letkol Laut (P) Franciscus Mahendra Wisnu selama 60 hari melaksanakan Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidro–Oseanografi di perairan Pulau Kangean (KalderaNews/Ist)

MATARAM, KalderaNews.com - Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana  Muda  TNI Harjo Susmoro didampingi Diropssurta Kolonel Laut (KH) Haris Joko Nugroho dan Dansatsurtvei Kolonel Laut (P) Dwi Jantarto melakukan inspeksi pelaksanaan survei hidro-oseanografi perairan Pulau Kangean di Lombok Nusa Tenggara Barat, Senin, 12 Februari 2018.

Inspeksi dilakukan untuk meninjau secara langsung perkembangan pelaksanaan survei yang dilaksanakan oleh KRI Rigel-933 di perairan Pulau Kangean. Selain itu, inspeksi bertujuan untuk mengetahui kesesuaian area, waktu, maupun metode pelaksanaan survei apakah sesuai dengan perencanaan awal, sehingga data yang dihasilkan akurat, mutakhir dan terpercaya sesuai dengan standar International Hydrographic Organization (IHO).

Sebagai lembaga Hidrografi Nasional, Pushidrosal yang memiliki motto Jala Citra Praja Yodha, mengemban amanah Pemerintah RI dalam menjamin keselamatan pelayaran, baik untuk kepentingan militer maupun sipil. Oleh sebab itu, pelaksanaan survei yang dilaksanakan harus menghasilkan data dan informasi hidro-oseanografi yang akurat dan terpercaya melalui produk yang dihasilkan, seperti Peta Laut Indonesia (PLI) maupun Publikasi Nautika.

Pada inspeksi ini, Kapushidrosal mengadakan peninjauan langsung pelaksanaan survei dan menerima paparan mengenai perkembangan pelaksanaan survei dari Katim Letkol Laut (P) Franciscus Mahendra (Komandan KRI Rigel-933). Pada kesempatan tersebut Tim inspeksi juga memberikan assessment hasil pelaksanaan survei.

KRI Rigel-933  dibawah kepemimpinan Komandan Letkol Laut (P) Franciscus Mahendra Wisnu selama 60 hari melaksanakan Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidro–Oseanografi di perairan Pulau Kangean yang meliputi pengumpulan dan pengolahan data yang meliputi  data kedalaman (pemeruman), pencitraan dasar laut, pengukuran arus, pengukuran ketebalan sedimentasi, pengambilan contoh dasar laut, pengamatan meteorologi, serta verifikasi verifikasi toponimi. (FA)


* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Header Ads1

Header Ads1

Diberdayakan oleh Blogger.
Iklan Pop Pup taruh di sini