Header Ads

Salah Satu Penyebab Hoaks Itu Prinsip Baru "Wow"

Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan sekaligus Penanggungjawab Peringatan Harsiarnas ke-85 di Palu, Ubaidillah (KalderaNews/Ist)
PALU, KalderaNews.com - Salah satu penyebab maraknya hoaks dalam pemberitaan di media massa dan media sosial yaitu kemunculnya “prinsip baru” di luar prinsip umum jurnalistik yang sudah ada.

Pada umumnya dikenal prinsip 5 W (what, where, when, why, dan who) dan 1 H (who). Namun, kini ada satu elemen W lainnya yakni “Wow”. Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sulawesi Tengah, Masbait menyebut berita yang tidak punya nilai “wow” atau nilai sensasional memang cenderung tidak dipublikasikan media.

“Dapat dipastikan masyarakat kurang tertarik,” tandasnya dalam diskusi dan bedah buku Bill Kovach dan Tom Resenstiel “Sembilan Elemen Jurnalisme” di Palu seperti dikutip dari situs resmi KPI.

Ia lantas menandaskan jurnalisme yang sehat haruslah berlandaskan kebenaran dan dibungkus hati nurani. Kalau jurnalisme tidak tidak berlandaskan kedua hal itu akan menjadi awal maraknya hoaks di berbagai media yang dapat menimbulkan ketegangan di masyarakat.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan sekaligus Penanggungjawab Peringatan Harsiarnas ke-85, Ubaidillah menegaskan dengan mengusung tema “Menjaga Keutuhan NKRI Melalui Dunia Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas”, diharapkan seluruh masyarakat ikut ambil bagian dalam peningkatan kualitas penyiaran di Indonesia. (JS)


* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Header Ads1

Header Ads1

Diberdayakan oleh Blogger.
Iklan Pop Pup taruh di sini