Header Ads

Tinggal Menghitung Hari, Deadline Beasiswa StuNed 15 Maret 2018

Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, Senior Education Promotion Officer Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari bersama presenter kondang Najwa Shihab dan para Awardee StuNed di Belanda (Foto: Dok. Neso Indonesia)
JAKARTA, KalderaNews.com - Deadline pendaftaran beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) atau studi di Belanda tinggal menghitung hari. Batas akhir pendaftaran beasiswa ke Negeri Kincir Angin ini Kamis, 15 Maret 2018. Apakah kamu sudah kirim berkas-berkas yang dibutuhkan?

Senior Education Promotion Officer Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari pada KalderaNews mengingatkan kandidat StuNed idealnya memiliki komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kapasitas institusi tempat mereka bekerja, memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belanda dan juga meningkatkan efektifitas dari program-program kerja yang sedang berjalan.

Oleh sebab itu, beasiswa ini memang diprioritaskan pada pelamar yang program studi dan/atau area pekerjaannya berkaitan dengan bidang prioritas kerjasama bilateral Indonesia dan Belanda dan berpotensi menjadi pemimpin di masa mendatang.

Adapun prioritas kerjasama bilateral Indonesia dan Belanda yaitu perdagangan internasional, keuangan dan ekonomi (international trade, finance and economics), transportasi, (Agro) logistik dan infrastruktur, transport, (Agro)logistics and infrastructure, keamanan dan penegakan hukum (security and rule of law) dan agro-pangan dan hortikultura (agro-food and horticulture).

Beasiswa StuNed sendiri meliputi uang kuliah (maksimum EUR 20.000 per tahun), biaya hidup (uang bulanan), biaya perjalanan internasional dan lokal dan biaya lain yang diperlukan untuk mendukung studi. Cakupan beasiswa ini tergolong lengkap. Tak mengherankan, beasiswa StuNed ini banyak diburu para mahasiswa dan profesional muda di Indonesia.

Berikut ini persyaratan umum yang harus diperhatikan dan segera dikirimkan secara online ke Neso Indonesia paling lambat pada Kamis, 15 Maret 2018:

1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau paspor.

2. Diterima di salah satu program master yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, dibuktikan dengan: Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.

3. Pendidikan minimal S1/D4 dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 3.00); dibuktikan dengan: transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.

4. Mendapatkan persetujuan dari institusi (bagi karyawan/pegawai); dibuktikan dengan: pernyataan resmi dari pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed. Fresh graduate juga dapat melamar beasiswa ini.

5. Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed;

6. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik; dibuktikan dengan: hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 80, atau IELTS minimal 6.0. Masa berlaku hasil tes TOEFL/IELTS maksimal 2 tahun terhitung sejak tanggal tes. (Pengecualian diberikan kepada pelamar yang menyelesaikan studi di negara yang berbahasa Inggris/program internasional maksimum 2 tahun sebelum batas akhir pendaftaran).


Daftarkan diri kamu segera secara online melalui website resmi StuNed dengan Klik Pendaftaran StuNed. (JS)


* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.