Header Ads

Stop Beasiswa LPDP untuk Orang Kaya

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir
SURABAYA, KalderaNews.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mensinyalir penyaluran beasiswa LPDP kurang menyentuh kalangan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Saya inginkan ada pemerataan untuk penyaluran beasiswa LPDP. Jangan sampai LPDP hanya untuk mahasiswa berlatar belakang mampu,” tegas Menteri Nasir dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) bertema Membangun Indonesia dalam Perspektif Peningkatan Daya Saing Daerah di Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis 22 November 2018 pekan ini.


BACA JUGA:
Nuffic Puji Keterbukaan dan Transparansi LPDP

Ia meminta jangan sampai orang mampu lebih banyak mendapatkan beasiswa LPDP. Ia pun mengaku prihatin karena mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ke luar negeri enggan kembali ke Indonesia. Mereka lebih senang tinggal di luar negeri.

Akan berbeda bila yang dikirim ke luar negeri adalah mahasiswa miskin, atau hidupnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Terisolir). Mereka pasti kembali ke Tanah Air dan membangun bangsa.

“Saya sudah wanti-wanti beasiswa LPDP ini jangan diberikan kepada orang kaya. Mereka mampu membiayai kuliahnya sendiri,” tandasnya.

Ia pun menargetkan mahasiswa miskin akan mendapatkan kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lebih banyak di 2019. Rencananya, kuota beasiswa yang disiapkan untuk 1.000 mahasiswa.

"Saya targetkan, 30-40 persen dari kuota 1.000 untuk mahasiswa miskin, 3T, pesantren. Mereka bisa kuliah S2 baik di luar negeri maupun PTN (perguruan tinggi negeri) terbaik,” tutupnya. (JS)



* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.