Ego Institusi Masih Jadi Momok dalam Mengatasi Bencana Alam




Panorama Gunungapi Anak Krakatau yang diambil sebelum aktivitasnya meningkat secara masif di tahun 2018. (Kalderanews/Arli Cia)

JAKARTA, KalderaNews.com – Penanganan bencana alam di Indonesia kini nampaknya masih terbatas pada sekat-sekat antar sektor. Salah satu contohnya terlihat pada banyaknya versi peta kerawanan bencana yang dibuat oleh berbagai instansi yang berbeda. Meski beda instansi, pola dan sebaran kerawanan yang tergambar pada peta-peta tersebut sebenarnya hampir sama. Hal ini menunjukkan masih adanya ego institusi dalam mengatasi bencana di Indonesia.

Melihat fenomena ini, Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengungkapkan seharusnya tidak boleh egois dalam menangani bencana alam. Demikian ia kemukakan dalam pembukaan Geoseminar “Strategi Mitigasi Gunungapi Anak Krakatau di Kawasan Selat Sunda” di Ruang Sarulla, Kementrian ESDM.

“Tidak boleh ada ego institusi ataupun ego pribadi dalam mengatasi bencana alam di Indonesia,” jelasnya dalam seminar pada Senin, 21 Januari 2019 itu.

Jonan menegaskan bahwa bencana alam harus ditangani dengan sunggung-sungguh. Secara obyektif penanganannya yang harus dilakukan pun bukan mencegah datangnya bencana melainkan melakukan pengkajian agar prediksi atau perkiraan terjadinya bencana semakin akurat. Semakin banyak instansi yang terlibat semakin akurat informasi untuk memprediksikan bencana yang terjadi.

Mengingat dampak bencana juga meliputi banyak kepentingan, geoseminar ini menjadi sarana untuk saling berdiskusi dan memberikan masukan lintas instansi. Utamanya, bencana letusan Gunungapi Anak Krakatau yang baru saja terjadi. Selain itu, seminar tersebut juga menjadi sarana untuk menyebarluaskan informasi terkait bencana Gunungapi Anak Krakatau.

“Perlu kerjasama yang baik karena dalam mitigasi bencana yang diutamakan adalah keselamatan nyawa manusia,” tutur Jonan. (AC)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*