Siapkan Berkas-berkasmu, Deadline Beasiswa Master “StuNed” 10 Maret 2019




Lebih dari 1.000 Pemburu Beasiswa Belanda Padati Holland Scholarship Day (HSD) 2019
KI-KA: Education Promotion Officer Nuffic Neso Indonesia, Mohamad Maulana Taufik, Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono dan Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl saat konferensi pers Holland Scholarship Day (HSD) 2019 di Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda, Sabtu, 19 Januari 2019 (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Beasiswa master ke Belanda 2019 yang biasanya banyak diburu mahasiswa dan profesional Indonesia telah kembali dibuka. StuNed (Studeren in Nederland) atau studi di Belanda adalah program beasiswa yang bertujuan membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

StuNed menitikberatkan pada faktor keunggulan (excellence) dan keterkaitan dengan area prioritas kerjasama Indonesia-Belanda.

Diketahui, program beasiswa StuNed yang pada tahun ini telah berjalan selama 20 tahun sejak awal diluncurkan pada tahun 2000 menerapkan skema full coverage. Ini merupakan beasiswa bilateral yang telah menghasilkan lebih dari 4.500 alumni dari berbagai disiplin ilmu.

Para calon mahasiswa yang terpilih sebagai pemenang untuk mendapatkan beasiswa StuNed akan langsung memulai kuliahnya di Belanda pada September 2019 yang akan datang.

BACA JUGA:
Aussielia Amzulian: Tips Mendapatkan Beasiswa StuNed
Maria Sattwika Duhita: Tips Dapat Beasiswa StuNed
Anak Agung Mia Intentilia: Tips Mendapatkan Beasiswa StuNed

Beasiswa Master StuNed ini juga fokus pada pengembangan kapasitas individu dan institusi dalam rangka mendukung bidang-bidang tersebut dan memperkuat hubungan bilateral Belanda dan Indonesia.

Program master ini diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi di Belanda untuk jangka waktu pendidikan 12-24 bulan dan diakhiri dengan diperolehnya gelar Master dari Belanda yang diakreditasi oleh NVAO (Nederlands-Vlaamse Accreditatie Organisatie).

Adapun persyaratan umum beasiswa master StuNed 2019:

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan fotokopi KTP atau paspor
  • Pendidikan minimal S1/D4 dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 3.00) yang dibuktikan dengan transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.
  • Telah diterima di salah satu program master yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda yang dibuktikan dengan Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.
  • Bagi karwayan/pegawai harus mendapatkan persetujuan dari institusi dibuktikan dengan pernyataan resmi pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed.
  • Beasiswa StuNed juga terbuka untuk fresh graduate.
  • Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang dibuktikan dengan hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 80, atau IELTS minimal 6.0. Masa berlaku hasil tes TOEFL/IELTS maksimal 2 tahun terhitung sejak tanggal tes.Pelamar yang menyelesaikan studi di negara yang berbahasa Inggris atau lulus dari program internasional dibebaskan dari nilai TOEFL atau IELTS, selama lulus maksimum 2 tahun sebelum batas akhir pendaftaran beasiswa StuNed.
  • Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed.
  • Tidak ada batasan umur

Menariknya, Beasiswa Master StuNed 2019 ini terbuka untuk semua program studi internasional yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, namun tidak berlaku untuk joint-program antar universitas, parti time study maupun distance learning.

BACA JUGA
Selamat 55 Kandidat Unggul dan Berprestasi Sabet Beasiswa StuNed 2018
Indy Hardono: Tips Memenangkan Persaingan untuk Mendapatkan Beasiswa

Meski terbuka untuk semua bidang studi, tetap ada prioritas bidang studi yang berhubungan dengan area kerjasama bilateral Indonesia-Belanda yang pada 2019 ini mencakup Transport, (Agro)logistic and Infrastructure, Security and Rule of Law, Agri-food and Horticulture dan International Trade, Finance, and Economics (Selengkapnya KLIK: Prioritas Bidang Studi)

Sementara itu, pelamar memiliki peluang lebih besar jika telah mendapatkan surat penerimaan tanpa syarat (unconditional LoA) di program studi dan institusi yang berpartisipasi di dalam skema co-funding.

Pelamar wajib menjalani semua tahap seleksi dan hanya yang lulus seleksi di tahap pertama dapat melanjutkan tahap seleksi ke-2 dengan tahapan seleksi sebagai berikut:

  1. Administrative assesment (Maret – mid April 2019)
  2. Competitive and excellence-based assessment (mid April 2019)*
  3. Final Outcome (Mei 2019)

Dengan deadline 10 Maret 2019 untuk September 2019 intake, pendaftaran onlinenya dapat dilakukan dengan KLIK: Daftar Beasiswa StuNed 2019. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*