Beasiswa S3 IASP untuk Para Dosen Tutup 31 Maret 2019

Post 1

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-6552035690024734”,
enable_page_level_ads: true
});
</script>

Beasiswa D3 dan S1 YVDMI di 36 Univeristas ini Tutup 10 Maret 2019

JAKARTA, KalderaNews.com – Beasiswa S3 untuk para dosen bernama Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) masih terbuka hingga 31 Maret 2019.

Beasiswa yang dikelola oleh pemerintah Indonesia dan Austria serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti melalui Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualifikasi dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

BACA JUGA:
Beasiswa S2 Dexa Award Science Scholarship 2019 Tutup 15 April 2019
Beasiswa S2 Parsial di UWE Bristol Tutup 28 April 2019
Beasiswa S2 Parsial IOE-ISH Centenary Taught Masters Scholarships Tutup 5 April 2019

Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi para pelamar:

  • Dosen tetap Perguruan Tinggi (memiliki NIDN) di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
  • Mendapat izin dari pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan dan/atau dari L2 Dikti Wilayah masing-masing (bagi dosen tetap PTS)
  • Memiliki gelar S2 atau setara, dengan tahun kelulusan selambat-lambatnya tahun 2013
  • Tidak untuk mendapat gelar kedua dalam strata yang sama
  • TOEFL 550, IBT 80, atau IELTS 6.0 (atau sesuai dengan syarat yang berlaku di Perguruan Tinggi tujuan), yang masih berlaku
  • Memiliki sertifikat penguasaan Bahasa Jerman (jika ada)
  • Memiliki usulan penelitian (research proposal) 2-4 halaman, yang telah didiskusikan dengan calon pembimbing/supervisor di universitas tujuan
  • Usia maksimal 35 tahun (saat mendaftar)
  • Memiliki Daftar Riwayat Hidup yang lengkap (dalam Bahasa Inggris)
  • Memiliki 2 buah surat rekomendasi dari universitas asal (dalam Bahasa Inggris)
  • Memiliki paspor yang masih berlaku
  • Memiliki unconditional LoA yang masih berlaku dari perguruan tinggi tujuan (asli) atau Letter of Admittence dari Profesor/calon supervisor di perguruan tinggi tujuan
  • Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama
  • Memiliki ijazah asli dan transkrip nilai pendidikan terakhir (dalam Bahasa Inggris) yang sudah dilegalisasi

Pendaftaran dilakukan secara online paling lambat 31 Maret 2019 di tautan: Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) dan informasi lanjut untuk beasiswa IASP ini KLIK: Informasi Beasiswa IASP. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*