Inilah Profil Lengkap Frederika Alexis Cull, Pemenang Putri Indonesia 2019

Profil Lengkap Pemenang Putri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull
Frederika Alexis Cull mengunjungi daerah-daerah yang terkena tsunami di Lampung dan bekerja sama dengan beberapa organisasi untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak SD. Salah satu daerah yang dikunjunginya adalah Kunjir (KalderaNews/IG: @frederikacull)

JAKARTA, KalderaNews.com – Frederika Alexis Cull yang baru berusia 19 tahun ini sukses memenangi kontes Putri Indonesia 2019 dengan mengugguli 2 finalis lainnya, Jessica Fitriana dan Jolene Marie Cholock.

Suksesor Sonia Fergina Citra yang kuliah di jurusan international bussiness ini ternyata berasal dari Gold Coast, Queensland, Australia, tapi tinggal di Jakarta.

Perempuan dengan tinggi 172 cm pecinta binatang ini aktif di tempat penampungan hewan di Jakarta untuk menyelamatkan dan melindungi hewan peliharaan yang ditelantarkan.

Tak hanya dengan binatang, ia sudang 3 tahun bergabung dengan Sekolah Bisa yang merupakan organisasi non pemerintahan yang menyediakan pendidikan berbagai jenis mata pelajaran untuk menyiapkan anak-anak kurang mampu memasuki sekolah umum

Ia aktif juga di organisasi Cyber Shanty, yaitu organisasi yang bertujuan mengajarkan para siswa tentang penggunaan teknologi. Peserta didik dari organisasi ini juga tidak memiliki akta kelahiran sehingga membuat mereka tidak memiliki identitas resmi.

Di salah satu postingan akun IGnya ia mengunggah foto saat mengunjungi daerah-daerah yang terkena tsunami di Lampung dan bekerja sama dengan beberapa organisasi untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak SD. Salah satu daerah yang saya kunjungi adalah Kunjir.

Saya berusaha menghibur anak-anak melalui program trauma healing, memberikan hadiah alat2 sekolah serta memberikan pelajaran dan motivasi agar mereka tetap semangat belajar. Saya turut prihatin saat melihat keadaan kota yang rusak dan mendengar kisah-kisah dari warga tentang musibah yang telah mereka alami. Momen yang menyentuh hati adalah ketika anak berumur 7 tahun mengatakan bahwa dia tidak bisa tidur karena khawatir tsunami akan datang lagi saat dia tidak sadar atau sedang tertidur lelap. Saya hanya bisa membayangkan trauma yang dialami oleh anak-anak ini dan berharap bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan agar mereka bisa bangkit dari bencana ini,” demikian caption postingan di IGnya @frederikacull. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*