Indonesia-Belanda Kick Off Kerjasama Program Pendanaan Riset




Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl
Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl di Seminar Umum dan Workshop dengan tajuk “Working Towards Resilient Societies” di Hotel Millenium Jakarta, 23-25 April 2019 (KalderaNews/Neso Indonesia)

JAKARTA, KalderaNews.com – Netherlands Organisation for Scientific Research (NWO) dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Seminar Umum dan Workshop dengan tajuk “Working Towards Resilient Societies” di Hotel Millenium Jakarta, 23-25 April 2019.

Seminar ini merupakan kick off dari kerjasama pendanaan riset Indonesia Belanda yang kegiatannya akan dimulai pada tahun 2019 hingga 2026. Seminar dihadiri oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Belanda, NWO, Kemenristekdikti, dan tim interdisipliner dari komunitas ilmiah.

Dalam sambutannya Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl mengemukakan harapan agar aktifnya kegiatan riset dapat berdampak pada semakin baiknya kualitas pendidikan. Sementara Dr. Cora Govers perwakilan dari NWO mengemukakan bahwa dampak riset di masyarakat tidak dapat terjadi secara otomatis, peneliti harus melibatkan para pihak terkait sejak awal.

BACA JUGA:

Pada bulan Desember 2018, Netherlands Organisation for Scientific Research (NWO) dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) memutuskan untuk mendanai enam proyek riset dalam Program Kerjasama Indonesia dan Belanda. Fokus dari proyek transdisipliner ini tertuju pada ketahanan pangan, pengelolaan air, dan supremasi hukum dalam kerangka masyarakat.

Hari pertama kegiatan workshop menitikberatkan kepada kegiatan brainstorming yang diharapkan terciptanya diskusi dan kolaborasi dari para peserta. Di hari kedua, proyek-proyek riset yang telah didiskusikan akan ditempatkan ke dalam konteks yang lebih luas yaitu kerjasama internasional antara Indonesia dan Belanda yang berfokus pada kestabilan rantai makanan, air sebagai ancaman dan kebutuhan hidup, dan pengembangan tata kelola yang inklusif.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan solusi beberapa persoalan yang muncul di masyarakat. Pertanyaan-pertanyaan kompleks antara lain bagaimana kita mengelola semua masalah ini secara berkelanjutan dan inklusif? Bagaimana kita dapat membuat seorang individu, sistem, dan masyarakat lebih tangguh untuk menghadapi tantangan ini? Sistem, institusi, dan tindakan apa yang kita butuhkan untuk mendukung transformasi dan solusi yang diterapkan?

Proyek yang didanai di first call kerjasama program riset Indonesia dan Belanda adalah untuk memberikan solusi di bidang ketahanan pangan, pengelolaan air, dan supremasi hukum. Kegiatan berbagi ilmu pengetahuan dan riset sangat penting untuk meningkatkan dampak proyek penelitian serta memberikan solusi kepada para pihak yang terlibat dalam proses penyusunan kebijakan.

Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat – Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc pun menegaskan bahwa Kementerian Ristekdikti terus mendorong penguatan riset dan pengembangan teknologi, salah satunya dengan kerjasama internasional yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas output penelitian dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Joint research kedepannya diharapkan lebih baik dari sisi penyelenggaraannya maupun target impactnya.

Diketahui, Netherlands Organisation for Scientific Research (NWO) adalah organisasi independen yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan. Organisasi ini bergerak di bidang penelitian ilmiah dan berkantor pusat di Den Haag. Tugas utama dari NOW adalah mendorong dan kualitas ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non profit di Belanda yang ditunjuk resmi menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cumacuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris. Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda, beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya KLIK: Nuffic Neso Indonesia. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*