Sekolah Al Azhar Syifa Budi Ujicoba Kelas Cerdas




Country Manager Extramarks Indonesia, Fernando Uffie
KI-KA: Dr. H. Edy Junaedi Sastradiharja, M.Pd, Pelaksana Harian Yayasan Syifa Budi Perwakilan Bogor bersama Fernando Uffie, Country Manager Extramarks Indonesia (KalderaNews/Ist)

BOGOR, KalderaNews.com – Penyedia solusi belajar digital 360 derajat Extramarks menggandeng Sekolah Al Azhar Syifa Budi dalam ujicoba penggunaan solusi Kelas Cerdas dalam aktivitas belajar mengajar untuk siswa SD dan SMP.

Kerjasama ini akan berlangsung selama tahun ajaran 2019/2020 yang akan dilakukan di semua unit sekolah SD dan SMP Al Azhar Syifa Budi yang dimulai dari Sekolah Al Azhar Syifa Budi Cibinong dan Sekolah Al Azhar Syifa Budi Legenda, Bekasi. Karena metode ini masih tahap ujicoba, tentunya belum ada hasil dan bukti.

Diketahui, Sekolah Al Azhar Syifa Budi merupakan salah satu sekolah Islam swasta terbesar di Indonesia yang dipelopori oleh keluarga Haji Maulwi Saelan. Selain didasarkan pada nilai-nilai Al-Quran, Al-Hadits, sekolah ini juga berwawasan kebangsaan dengan melaksanakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA:

Sekolah Al Azhar Syifa Budi juga berkomitmen untuk mengarahkan para siswanya pada pembentukan akhlak mulia, peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu dan menyeluruh melalui pengintegrasian Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Agama Islam untuk menjabarkan konsep pendidikan yang mewadahi pengembangan ilmu pengetahuan sains, teknologi dan seni serta sikap nasionalisme guna memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik yang berkualitas di dalam dan di luar sekolah.

Kelas Cerdas sendiri merupakan model pembelajaran digital yang dapat membantu proses belajar mengajar guru dan siswa di sekolah. Penyajian materi pelajaran dirancang sesuai dengan kebutuhan serta karakter belajar siswa yaitu secara visual, audio dan kinesthetics yang dapat memberikan kemudahan bagi siswa dan guru, baik dalam proses mengajar maupun memahami materi pelajaran.

Materi pelajaran disusun berdasarkan kurikulum di Indonesia (Kurikulum 2013 Rev) yang diterapkan dengan metode total learning (learn, practice and test) yang telah dikembangkan oleh para ahli di bidang pendidikan dan pembelajaran.

Country Manager Extramarks Indonesia, Fernando Uffie menegaskan kerjasama ini sejalan dengan visi Extramarks yang ingin turut serta meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.

Sementara itu, Dr. H. Edy Junaedi Sastradiharja, M.Pd selaku Pelaksana Harian Yayasan Syifa Budi Perwakilan Bogor menjelaskan kolaborasi ini diharapkan dapat membantu para guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang bermutu dan menyenangkan bagi siswa dengan metode pembelajaran yang terstandardisasi dan berbasis teknologi, guna untuk menghadapi era Revolusi 4.0.

“Harapannya kolaborasi ini tidak hanya akan membuka akses bagi para siswa untuk mendapatkan materi pembelajaran yang berkualitas, proses belajar mengajar di sekolah ataupun setelah sekolah akan tetap serupa dan selaras sehingga proses belajar menjadi lebih produktif dan menyenangkan.”

Ia menambahkan di era digital seperti sekarang ini, teknologi memegang peranan yang sangat penting dalam upaya tersebut. Bukan saja terkait proses belajar, kehadiran teknologi dalam dunia pendidikan juga akan mengubah banyak hal, termasuk metodelogi dan personalisasi program pembelajaran dan wawasan siswa yang lebih maju. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*