Ingin Kuliah di Timur Tengah, Kemenag Buka Beasiswa S1 Sampai 1 Juni 2019




Ilustrasi: Universitas Al Azhar Mesir

JAKARTA, KalderaNews.com– Melihat tingginya minat pelajar Indonesia melanjutkan pendidikan tinggi ke sejumlah negara di Timur Tengah, yaitu Mesir, Sudan, dan Maroko, Kementerian Agama RI (Kemenag) akan melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru yang memenuhi syarat, baik melalui jalur beasisa maupun non beasiswa.

Beasiswa ini untuk menyaring lulusan Madrasah Aliyah, pendok pesantren, dan sederajat yang memiliki kemampuan dan minat kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, terutama ke Mesir, Sudan, dan Maroko.

Nah, kuota beasiswa dan non-beasiswa yang diberikan sebagai berikut:

Universitas Al Azhar Mesir
Kuota beasiswa Kementerian Agama: 20 orang
Kuota beasiswa Kedubes Mesir: 30 orang
Non beasiswa: 750 orang

Universitas Sudan
Kuota beasiswa Kementerian Agama: 50 orang
Non Beasiswa: Tidak ada

Universitas Maroko
Kuota beasiswa Kementerian Agama: 15 orang
Non Beasiswa: Tidak ada

BACA JUGA:

Syarat beasiswa:

  • Lulusan Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Kejar Paket C/Sederajat yang memiliki ijazah tidak lebih dari 3 tahun.
  • Bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 tahun.
  • Mengikuti tahapan pendaftaran yang telah ditentukan.

Tahapan pendaftaran:

  • Peserta mendaftarkan secara daring ke Pusat Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya dengan tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScz_eGFEHfTXg1T7_rx-cPDhksWN9T_mHP2w61jSFXX2t7Drw/viewform
  • Pendaftaran paling lambat dilakukan 1 Juni 2019 jam 15.00 WIB.
  • Setelah melengkapi syarat pendaftaran, peserta akan mendapatkan konfirmasi pendaftaran, tata cara pelaksanaan tes online dan “Kode Tes” yang diberikan pada hari pelaksanaan tes dan hanya dapat digunakan satu kali.
  • Menyediakan laptop sendiri untuk tes dengan spesifikasi: memiliki aplikasi Google Chrome, menggunakan keyboard Arab, dan menyiapkan headset.
  • Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi di Pusat Bahasa UIN pilihan pendaftar.

Tahapan Seleksi:
Tahap Pertama yakni Tes Kemampuan Bahasa Arab secara online. Waktu pelaksanaan seleksi 15 Juni 2019 atau 16 Juni 2019. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan pada 22 Juni 2019 melalui laman resmi www.diktis. kemenag.go.id.

Tahap Kedua berupa Tes Wawancara menggunakan bahasa Arab. Tes bacaan dan hafalan Al Qur’an minimal 2 Juz. Seleksi dilaksanakan pada 29-30 Juni 2019 di Kemenag Jakarta dan hanya diikuti peserta yang lulus seleksi pada tahap pertama. Pesera juga harus melampirkan pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar dan legalisir ijazah sesuai ketentuan.

Untuk informasi lengkap tentang beasiswa ini bias langsung diakses melalui laman resmi Kemenag: www.diktis.kemenag.go.id.

So, selamat mencoba! (yp)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*