Elgine Harits: Tips Berburu Beasiswa dengan Duit dan Otak Limited




Elgine Harits di acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019
Elgine Harits di acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019 (KalderaNews/Fajar H)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kuliah ke luar negeri dengan beasiswa menjadi impian banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia. Nah, untuk sampai ke situ, tentu dibutuhkan banyak persiapan, seperti nilai IELTS dan motivation letter.

Elgine Harits lulusan S1 Broadcasting UI yang akan studi master di Vrije Universiteit Amsterdam dengan Beasiswa OTS pun berbagi pengalamannya saat mempersiapkan diri memburu beasiswa.

“Di broadcasting ada persepsi orang cuma belajar tentang produksinya, tetapi di dalamnya juga banyak kuliah, misalkan tentang manajemen pemasaran hingga bisnis media. Saya tertariknya lebih ke bisnis,” aku Elgine saat berbicara pada KalderaNews usai acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019 lalu.

BACA JUGA:

Karena tertarik dengan bisnis, ia pun memilih ke lanjut ke Vrije Universiteit Amsterdam untuk mengambil Master International Management.

Ia mengakui, ada dua persiapan penting yang musti dilakukan untuk mendapatkan beasiswa yakni IELTS dan motivation letter.

“Untuk IELTS cukup effort karena bahasa Inggris cukup limited, tapi sok-sokan mau kuliah di luar. Kebetulan uang juga limited. Jadi, (saya) belajar lewat website-website gratis. Persiapan 2 bulan dan bener-bener belajar keras karena keterbatasan uang dan otak itu,” akunya.

Terkait motivation letter, diakuinya, gampang-gampang susah. “Susahnya ngejual diri, tapi nggak sombong-sombong amat, yakni merangkai kata-kata yang bagus dan itu take time sih.”

Meski perlu usaha keras, ia juga mengaku bersyukur karena ada dukungan dari banyak pihak, seperti support orangtua saat bayar IELTS yang jutaan dan teman-teman S1.

Menariknya, ia pun memberikan tips pada pembaca KalderaNews biar dapat beasiswa. Selain preperation administrasi kayak IELTS dan Motivation Letter, yang tidak boleh diabaikan begitu saja adalah motivasi kenapa mau lanjut dari S1 ke Master (S2). Motivasi ini yang harus ditanemin dulu, begitu pesan Elgine. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*