Yuk Simak 5 Tips Berprestasi dari Peraih “Ganesha Prize” ITB

Post 1

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-6552035690024734”,
enable_page_level_ads: true
});
</script>

Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi
Ilustrasi: Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi

JAKARTA, KalderaNews.com – Lydia Husen Kartadinata berhasil meraih penghargaan Ganesha Prize 2019. Mahasiswi program studi Sains dan Teknologi Farmasi angkatan 2016 di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini meraih penghargaan dalam acara Sidang Terbuka Peresmian Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Program Sarjana tahun 2019/2020.

Lydia mengatakan, prestasi tersebut diraih berkat usaha yang dilakukan selama menempuh pendidikan di ITB. Menurutnya, titik awal dari suatu kesempatan besar untuk belajar adalah berkolaborasi, beraspirasi, serta lebih peduli pada situasi dan kondisi. Selain itu, lanjutnya, belajar memimpin, terutama memimpin diri sendiri ke arah yang lebih baik. Atas penghargaan itu, Lydia menerima hadiah berupa internship program selama dua bulan di Bandoengse Technische Hogeschool Fonds di Belanda.

BACA JUGA

Lydia memberikan tips menjadi mahasiswa berprestasi kepada ribuan mahasiswa baru ITB 2019.

Pertama, kenali diri sendiri. Kita harus mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. “Pilih dan fokuslah pada kegiatan yang mendukung pengembangan diri, sesuai dengan minat dan bakat,” ujar Lydia.

Lydia Husen Kartadinata (Dok. Pribadi)

Kedua, seimbangkan antara kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Sangat penting ditekankan manajemen waktu yang baik. Perlu diberikan skala prioritas untuk setiap kegiatan. “Tentukan mana yang penting dan kurang penting. Mana yang mendesak dan kurang mendesak,” papar Lydia.

Ketiga, menjalin relasi yang baik dengan orang sekitar. Hubungan dengan kolega akan sangat berpengaruh dalam menentukan kesuksesan. Sebab, banyak permasalahan yang harus diselesaikan secara berkelompok. “Kuncinya, kita bisa menyesuaikan diri bekerja sama dengan orang yang berbeda latar belakang dan karakter,” tuturnya.

Keempat, berpikir positif. Karena selama kuliah, Lydia mengakui, sering merasakan jatuh bangun. Dalam kondisi tersebut, ia tetap berusaha bangkit dan selalu bersyukur. “Semua menjadi bagian dari proses pembentukan dan penempaan diri agar kita dapat bangkit kembali, lebih kuat dari sebelumnya.”

Kelima, mahasiswa sangat berperan penting pada pemajuan negeri ini. Mahasiswa mengemban amanah dari masyarakat sebagai bagian dari agen perubahan. “Maka, berikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia melalui institusi pendidikan tempat kita menuntut ilmu. Selamat berjuang!” pungkasnya. (yp)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*