Dari 415 Hanya 148 Kandidat yang Bisa Bertemu Profesor Belanda di PhD Recruitment 2019




Para calon peneliti Indonesia yang ingin ambil PhD di Belanda bertatap muka dengan para profesor dari Belanda di acara PhD Recruitment 2019 di Erasmus Huis Jakarta, Sabtu, 16 November 2019
Para calon peneliti Indonesia yang ingin ambil PhD di Belanda bertatap muka dengan para profesor dari Belanda di acara PhD Recruitment 2019 di Erasmus Huis Jakarta, Sabtu, 16 November 2019 (KalderaNews/Fajar H)

JAKARTA, KalderaNews.com – PhD Recruitment 2019 yang dihelat Nuffic Neso Indonesia bekerja sama dengan Academic Transfer sukses digelar di Erasmus Huis Jakarta, Sabtu, 16 November 2019.

Total pendaftar pada acara ini adalah 415 kandidat, namun hanya 148 calon peneliti Indonesia yang berhasil mendapatkan temu janji dengan profesor dan recruiters dari universitas Belanda.

Proses pendaftaran PhD Recruitment bermula dari para calon peneliti melakukan pendaftaran secara online. Mereka diwajibkan untuk melampirkan curriculum vitae dan riset proposal. Pendaftar juga diwajibkan untuk memilih calon profesor dan recruiters dari universitas Belanda yang sesuai dengan background dan topik riset penelitian.

BACA JUGA:

Mereka melakukan temu janji dan berdiskusi secara langsung dengan professor dan recruiters penelitian dari universitas Belanda. Sebanyak 9 (sembilan) profesor dan recruiters dari universitas Belanda menerima antusiasme para calon peneliti dari Indonesia.

Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari pada KalderaNews menegaskan acara ini dihadiri pula oleh pendaftar yang tidak terseleksi, walaupun mereka tidak mendapat temu janji dengan profesor dan recruiters. Mereka diberi kesempatan untuk berkonsultasi dengan Academic Transfer.

Para calon peneliti Indonesia yang ingin ambil PhD di Belanda bertatap muka dengan para profesor dari Belanda di acara PhD Recruitment 2019 di Erasmus Huis Jakarta, Sabtu, 16 November 2019
Para calon peneliti Indonesia yang ingin ambil PhD di Belanda bertatap muka dengan para profesor dari Belanda di acara PhD Recruitment 2019 di Erasmus Huis Jakarta, Sabtu, 16 November 2019 (KalderaNews/Fajar H)

Diketahui, acara ini memberikan kesempatan bagi para peneliti yang tertarik mengambil gelar PhD di Belanda untuk tatap muka dan berdiskusi langsung dengan para profesor dan recruiter yang dapat menjadi pembimbing penelitian.

Acara di tahun kedua ini pun memfasilitasi kandidat PhD dari Indonesia untuk memperoleh Letter of Admission (LoA) dari pihak universitas Belanda yang nantinya akan membantu mewujudkan para peneliti untuk meraih gelar PhD. (SW)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*