Di Hari Pahlawan Berjaya di Jerman, Claudia Pahlawan Masa Kini?




Para pendukung bersama Claudia Emmanuela Santoso usai memenangi the Voice of Germany 2019
Para pendukung bersama Claudia Emmanuela Santoso usai memenangi the Voice of Germany 2019 (KalderaNews/KBRI Berlin)

BERLIN, KalderaNews.com – Doa dan dukungan para pendukung Claudia Emmanuela Santoso, peserta the Voice of Germany 2019 asal Indonesia akhirnya terkabul. Sekitar pukul 23.55 waktu Berlin Claudia dinobatkan sebagai Juara Pertama the Voice of Germany 2019. Babak final yang disiarkan langsung oleh stasiun TV Sat-1 Jerman digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2019.

Isak haru dari Claudia dan pelatihnya Alice Merton tak terbendung. Dengan jempol bersilang dengan jari telunjuk sebagai tanda cinta, Claudia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukungnya. “Danke Schon, Vielen Dank” (terima kasih banyak), kata-kata itulah yang spontan terucap dari Claudia saat namanya muncul di urutan pertama di layar pengumuman pemenang kompetisi ini.

Hasil vote yang diraih Claudia pun fantastis. Ia berhasil melaju jauh dari para finalis lainnya. Claudia memperoleh suara 46,39%. Sementara rekannya Erwin Kintop dari Tim Rea Garvey yang berada di urutan kedua, memperoleh suara sebesar 17,36%.

BACA JUGA:

Di babak final ini, para peserta menampilkan tiga lagu. Satu penampilan solo dan dua kali duet. Pada duet pertama masing-masing finalis tampil dengan salah satu artis ternama yang menjadi bintang tamu babak final ini, seperti James Arthur, Dua Lipa, Freya Ridings, Max Raabe, dan Dermot Kennedy. Sementara di penampilan duet kedua, mereka bernyanyi bersama coach masing-masing, yang membawakan lagu baru yang khusus diciptakan untuk babak final ini.

Di penampilan solonya, Claudia membawakan lagu “I Have Nothing” dari Withney Houston. Sementara di duet pertama Claudia tampil bersama Freya Ridings dengan lagu “Castles” yang diambil dari album terbaru penyanyi asal Inggris ini. Saat berduet dengan pelatihnya Alice, Claudia membawakan lagu berjudul “Goodbye”. Di ketiga penampilannya Claudia mendapatkan standing ovation dari para coaches dan ribuan penonton yang hadir.

“Lagu Goodbye ini terinspirasi dari cerita Claudia sendiri. Lagu ini mengisahkan perasaan rindunya kepada orang-orang yang disayangi, karena harus meninggalkan Indonesia dan pindah ke Jerman,” kata Alice saat menjelaskan makna dari lagu yang kemudian menjadi Lagu Kemenangan the Voice Germany 2019 ini.

Mengomentari kemenangan Claudia ini, Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno menyebutkan bahwa prestasi Claudia sudah pasti membuat bangga seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya bagi kita yang di Jerman, tapi saya yakin juga buat seluruh masyarakat Indonesia di seluruh dunia.

Ini adalah pertama kalinya Indonesia menjadi juara kompetisi the Voice di luar Indonesia, yang diselenggarakan negara-negara di berbagai penjuru dunia. Prestasi Claudia ini semakin membuat Indonesia dikenal sebagai bangsa berprestasi.

“Kemenangan Claudia sangat pas dengan tema hari Pahlawan yang kita peringati tahun ini, yaitu: “Aku Pahlawan Masa Kini”, jelas Dubes Oegroseno pada KalderaNews.

Masyarakat Indonesia di Berlin termasuk dari KBRI Berlin serta teman-teman Claudia dari Munchen hadir langsung menyaksikan kemenangan Claudia di babak final ini. Dan yang paling penting, Ibu dan adik Claudia yang sehari-hari tinggal di Cirebon juga sengaja datang ke Berlin untuk menyaksikan kesuksesan Claudia di Babak Semifinal dan Final. Ini adalah impian Claudia, pada saat diwawancara oleh the Voice of Germany usai sukses di babak Blind Audition bulan September lalu.

“Harapan saya supaya bisa masuk final, dan orangtua saya bisa datang ke Jerman menyaksikan saya,” ungkap Claudia di wawancara tersebut. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*