Naskah Pidato Nadiem pada Hari Guru Dicoret-Coret, Ada Apa?




Coretan kritis atas pidato Mendikbud Nadiem Makarim. (Ist)
Coretan kritis atas pidato Mendikbud Nadiem Makarim. (Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Cuitan berisi tanggapan atas pidato Mendikbud, Nadiem Makarim pada Hari Guru Nasional 2019 menghebohkan twitterland. Naskah pidato dua halaman yang sempat viral itu berisi coretan-coretan dengan tinta merah dan pertama kali diunggah oleh akun Twitter @trendingtopiq.

Pemilik akun tersebut diketahui bernama Ahmad Taufiq. Unggahan itu juga disertai cuitan, “Pak Nadiem masih bingung menempatkan diri, mau jadi menteri atau anarko-sindikalis.” Pada lembar pertama, Ahmad Taufiq menuliskan, “Sebenarnya, pidato ini juga dipenuhi kata-kata inspiratif dan retorik. Apa salahnya dengan itu? Anda mau humblebrag.”

BACA JUGA:

Masih ada banyak coretan dengan tinta merah atas pidato pertama Mendikbud Nadiem pada peringatan Hari Guru Nasional. Di bagian terakhir, Ahmad Taufiq mengritisi dengan menuliskan, “Kalimat inspiratif ini tentu akan keren sekali jika disampaikan oleh orang yang bukan Menteri Pendidikan. Masalahnya, Menteri Pendidikannya anda. Anda pengambil keputusan, anda yang punya kekuasaan. Masa guru-guru yang disuruh DIY (Do It Yourself). Anda ini Menteri, bukan anak anarko sindikalis atau SJW Medsos!”

Coretan tinta merah di halaman kedua teks pidato Mendikbud pada peringan Hari Guru Nasional. (Ist.)

Selain itu, Ahmad Taufiq juga mengritisi beberapa cara penulisan teks pidato tersebut. Cuitan tersebut tentu saja langsung mengundang aneka komentar:

“Teringat kampanye para Caleg yg di setiap Pemilu diadakan, sebagian dari mereka bilang salah satu alasannya mencalonkan diri krn percaya bahwa perubahan itu bisa dilakukan, jika dia masuk sistem. Lalu giliran menjabat, mereka tersadar bhw perubahan tdk dpt dimulai dari atas. :))”

“Semoga koreksi anda dgn apapun diksi yg ada tidak menghilangkan makna dari pidatonya ya. Bahwa pemerintah sdg berintrospeksi, bahwa yg dibutuhkan murid itu guru yg bekerja dgn hati. Semoga kita semua juga diberi kesadaran utk mendukung kemajuan pendidikan negara kita”

“Poin mu benar mas, tapi ga ada salahnya juga beliau pidato kek gini di Hari Guru, timing sih sebenernya, kalo masalah kebijakan kan beliau juga baru dilantik, ah sampean juga paling udah paham, kalo buat rame2an sukses laa”

“Ini juga yang saya pikirkan ketika membaca pidato mas Menteri @Kemdikbud_RI. Tanpa mengurangi rasa hormat saya atas keinginan Mas Menteri dalam mengubah cara pandang pendidikan di Indonesia, ada banyak sekali tantangan yang harus dibereskan terutama birokrasi di level bawah.”

Nah, apa tanggapan kamu atas pidato Mendikbud Nadiem pada peringatan Hari Guru Nasional lalu? (yp)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*