Inilah 4 Jenis Penyakit yang Menyerang Otak Manusia

Prof. Dr.Dr.dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.Bs., Ph.D., dokter dan Guru Besar Fakultas Kedokteran UPH dengan spesialisasi bedah syaraf
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH) Prof. Dr. Dr. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, SpBS, Ph.D. (KalderaNews/Media Relations UPH)

KARAWACI, KalderaNews.com – Prof. Dr.Dr.dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.Bs., Ph.D., dokter dan Guru Besar Fakultas Kedokteran UPH dengan spesialisasi bedah syaraf menegaskan otak merupakan salah satu organ yang paling vital dalam tubuh yang berfungsi untuk mengontrol seluruh pergerakan manusia.

Otak memiliki bobot sebesar 1,5 kilogram dan tersusun atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak yang terdiri dari ratusan juta neuron ini akan bergandengan membentuk sinaps. Sinaps ini bisa berkembang dan bertambah jumlahnya ketika kita selalu menggunakan otak kita dengan maksimal.

BACA JUGA:

“Salah satu contohnya adalah otak Albert Einstein yang dipajang di Museum Mutter, pennsylvania Amerika Serikat. Sebenarnya Albert Einstein memiliki otak yang sama dengan kita, tetapi Einstein menggunakannya dengan maksimal selama hidupnya, sehingga sinapsnya terus berkembang dan menjadikannya sebagai salah satu orang paling pintar,” jelas Prof. Eka di Tangerang.

Dr. Eka juga menambahkan bahwa penyakit yang menyerang otak manusia terbagi menjadi empat kategori yaitu, curable (tumor), avoidable (stroke), controllable (tumor kecil), dan un-curable (kanker).

“Saat ini sudah banyak rumah sakit dan dokter spesialis Indonesia yang mampu menangani penyakit yang menyerang otak. Oleh karena itu, sekarang kita tidak perlu jauh-jauh lagi untuk melakukan pengobatan karena dokter Indonesia sudah memiliki kompetensi yang baik dan didukung dengan teknologi yang mumpuni”, ungkapnya.

Dr Eka berpesan untuk melakukan check-up terhadap otak sejak dini. Karena dengan melakukan check-up, dapat diidentifikasi penyakit atau pun kelainan yang terdapat di dalam otak, sehingga dapat segera ditindaklanjuti. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*