Yuk Intip Cara Menghitung Shio, Warisan Astrologi yang Bernilai




Ilustrasi: 2020 Shio Tikus Logam. (Ist.)
Ilustrasi: 2020 Shio Tikus Logam. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com –  Shio (Shēng Xiào) merupakan lambang binatang yang digunakan dalam astrologi China guna menunjukkan waktu tahun kelahiran seseorang serta sifat elemennya dalam siklus 12 tahunan. Shio juga dikenal dengan Chinese Zodiac.

BACA JUGA:

Menurut tradisi di China, penyebutan waktu, seperti tahun, bulan, hari, dan jam tak memakai angka, namun menggunakan komponen lambang 12 binatang. Lambang binatang ini bertujuan untuk membuat penyebutan waktu menjadi lebih mudah diingat.

Seperti astrologi Barat (Western Astrology/Zodiac) yang terdiri dari 12 lambang horoskop, astrologi China juga terdiri dari 12 lambang binatang, yakni Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Dua belas Shio ini dikenal juga dengan istilah Cabang Bumi dalam metode astrologi China, yaitu Analisis BaZi dengan 8 karakter atau aksara. Analisis BaZi menggunakan kalender Hsia sebagai pedoman penentuan waktu.

Dalam ilmu metafisika China juga terdapat 5 elemen, yaitu Air, Kayu, Api, Tanah, Logam, yang dipadukan dengan Yin dan Yang akan menghasilkan komponen 10 Batang Langit dan komponen 12 Cabang Bumi (Shio) yang digunakan dalam analisis BaZi. Jika kedua komponen 10 Batang Langit dan 12 Cabang Bumi ini dikombinasikan, maka akan menghasilkan 60 kombinasi (Jia Zi). Misal pada tahun 2020 merupakan Shio Tikus Logam.

Lambang binatang dalam Shio. (Ist.)

Shio memiliki siklus berulang 12 tahunan, tetapi dengan komponen 5 elemen berbeda. Misal pada 2020 merupakan Shio Tikus Logam, maka pada 2032 adalah Shio Tikus Air, tahun 2044 adalah Shio Tikus Kayu, tahun 2056 adalah Shio Tikus Api, dan seterusnya.

Dengan pengulangan siklus 12 tahunan dan siklus 5 elemen, maka akan membuat shio sama berulang setiap 60 tahun. Contoh tahun 2020 ialah Shio Tikus Logam, maka 60 tahun mendatang, yakni tahun 2080 juga Shio Tikus Logam.

Dalam Kalendar Hsia, komponen Shio ini lengkap dengan penyebutan elemennya dalam jam, hari, bulan, dan tahun. Misal ada tahun Anjing Tanah, ada bulan Anjing Tanah, ada hari Anjing Tanah, dan ada pula jam Anjing Tanah. Melalui pemetaan lengkap itu, maka dapat dianalisis sifat dan hubungan antarelemen. Hal ini untuk mengetahui informasi peruntungan pribadi seseorang, kondisi keuangan, rejeki, karir, kesehatan, hubungan keluarga, hingga hubungan asmara.

Rumit ya, Gaes? Tapi, perhitungan Shio merupakan ilmu metafisika China yang telah berumur ribuan tahun, yang merupakan warisan leluhur yang bernilai dan patut dilestarikan. (yp)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*