Beasiswa StuNed 2020: Jiwa Kepemimpinan Yes, Plus Entrepreneurship Juga




Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono
Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono saat pelaksanaan Holland Scholarship Day (HSD) 2020 di Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Sabtu, 18 Januari 2020 (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Beasiswa penuh S2 (master) ke Belanda “StuNed 2020” dibuka pendaftarannya hingga 3 Maret 2020 untuk September 2020 intake (KLIK: Daftar Beasiswa StuNed 2020). So, siapa pun kalian yang ingin lanjut kuliah dengan beasiswa ini masih punya waktu untuk melamar.

Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono pada KalderaNews menegaskan ada hal yang baru pada StuNed 2020 ini, yakni soal isu kekinian.

Ia menegaskan StuNed tentu saja tanggap juga dengan situasi eksternal. Isu-isu yang kini menjadi soorotan seperti revolusi teknologi hingga sustainability.

BACA JUGA:

“Karenanya, profil penerima beasiswa pun harus sesuai dengan situasi yang ada saat ini, misal dekat dengan digital technology hingga entrepreneurship,” tandasnya.

“Kalau dulu kami menggarisbawahi pemuda atau anak-anak muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, saat ini jiwa kepemimpinan yes, plus entrepreneurship juga.”

Adapun terkait proses seleksi, dikatakannya, masih sama pada document’sbase. Tim penyeleksi akan mengecek eligibility dari pelamar, berupa kelengkapan dokumen pelamar.

“Setelah itu kami akan menyaring kembali berdasarkan psikologi, personality, dan kepemimpinan. Seperti tahun lalu akan ada second stage melalui tes psikologi,” pungkasnya. (JS)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*