Saat Anak Mulai Bosan dan Jenuh Belajar di Rumah, Lakukan 7 Tips Berikut Ini

Pendampingan selama belajar di rumah
Pendampingan selama belajar di rumah (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Rindu masuk sekolah lagi dan bertemu dengan teman-teman sudah merasuki hati anak-anak. Belajar di rumah sudah terasa membosankan bagi anak-anak. Belajar secara online saat home learning karena Covid 19 (Corona) ternyata tak seasyik seperti belajar di sekolah.

Namun apa daya, kebijakan physical distancing masih berlaku dan belajar di rumah harus terus dilakoni. Selaku orangtua, tentu perlu kreatif dalam mendampingin anak-anaknya yang sudah jenuh dan bosan.

BACA JUGA:

Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan agar putera-puteri kita tidak makin jenuh dan bosan selama belajar di rumah:

  1. Belajar interaktif melalui gawai
    Ada banyak aplikasi di gawai menarik untuk belajar Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran lainnya yang bisa dimanfaatkan agar menarik minat anak-anak dalam belajar, baik yang disediakan pemerintah, swasta ataupun perusahaan aplikasi. Aplikasi-aplikasi yang disediakan ada yang gratis ada yang berbayar. Bisa dipilih. Selama tidak bisa didampingi secara intensif oleh para guru, orangtua wajib intensif mendampingi.
  2. Libatkan anak dalam pekerjaan rumah
    Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah dengan tetap menjaga physical distancing tentu akan terasa seru dan menjadi selingan anak-anak selama belajar di rumah. Pekerjaaan rumah (domestik) yang dimaksud adalah memasak, menyapu rumah, mencuci piring, dan sebagainya. Makna yang bisa ditanamkan pada anak dengan dilibatkan dalam pekerjaan rumah adalah tanggungjawab akan kebersihan diri dan lingkungan.
  3. Membuat karya kreatif
    Guna meningkatkan daya kreatif anak, orangtua bisa mengajak anak untuk membuat karya seperti menggambar, membuat kue, hingga membuat mainan seperti hand crafting. Rangsanglah imajinasi dan kreativitas mereka dengan membuat karya-karya yang berbeda.
  4. Olahraga rutin
    Jangan sepelekan yang namanya olahraga saat belajar di rumah. Selama belajar di rumah jangan biarkan anak-anak malas-malasan. Rutin olahraga baik untuk kesehatan. Oleh sebab itu, jangan hanya berdiam diri di rumah agar tidak terpapar Covid-19. Olahraga akan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar virus dan penyakit. Selain olahraga seperti senam, menari, atau pun bersepeda di lingkungan sekitar rumah, baik juga kalau anak-anak diajak untuk sesekali jogging di luar rumah agar anak tidak merasa bosan dan terpapar vitamin D dari sinar matahari.
  5. Membaca
    Karena minat membaca di Indonesia ini masih sangat rendah, saat home learning bisa menjadi saat paling tepat untuk mengajarkan anak untuk gemar membaca. Oleh sebab itu, sediakan lah buku-buku yang sesuai dengan umurnya. Karena ini bagian dari upaya melatih makanya orangtua juga wajib memberikan contoh yang baik dalam membaca.
  6. Mendongeng dan membuat pertunjukan
    Selain membacakan langsung pada anak (mendongeng) orangtua juga bisa mengajak anak untuk berekpresi dengan mementaskan atau menceritakan kembali dongeng. Anak diberi kebebasan untuk mengekpresikan melalui drama, menari dan menyanyi biar mereka tidak bosen dan jenuh.
  7. Membuat percobaan sains
    Segala hal yang bersifat sains tentu anak menarik minat anak-anak. Selain sebagai sarana bermain, praktik sains akan membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Meski kesannya sains itu kimia, tentu praktik sains tak melulu dengan bahan kimia, semisal membuat roket dari dari botol bekas, minuman bersoda dan masih banyak lagi. Orangtua tinggal googling untuk mendapatkannya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*