Siswa-Siswi Madrasah Yuk Ikutan Akademi Madrasah Digital 2020! Berhadiah Puluhan Juta

Ilustrasi: Akademi Madrasah Digital 2020. (Ist.)
Ilustrasi: Akademi Madrasah Digital 2020. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi virus corona atau Covid 19, tak menghalangi siswa madrasah untuk terus mengasah kreatifitas dan berinovasi. Maka, di tengah pandemi ini, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag menggelar Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020.

BACA JUGA:

Akademi Madrasah Digital 2020 ini untuk menyiapkan generasi Indonesia unggul yang siap menghadapi era revolusi industri 4.0, yang mampu menguasai teknologi informasi, komunikasi, dan kewirausahaan. Ajang pelatihan siswa Madrasah Aliyah seluruh Indonesia ini menggunakan platform digital di X-Camp laboratorium IOT (Internet of Things) milik XL Axiata.

Gelaran ini khusus mengundang siswa kelas 11 Madrasah di seluruh Indonesia, negeri maupun swasta. Kuota untuk tahun ini sebanyak 100 siswa yang akan ikut pelatihan dan akan dibagi dalam 20 kelompok.

Untuk menjadi peserta, siswa harus mendaftar secara online melalui website: madrasah.kemenag.go.id/akademidigital/ dan mengisi portofolio secara lengkap. Siswa juga harus menjelaskan prototype hasil karya yang akan dihasilkan dan yang pernah dibuat dalam bentuk video/tulisan.

Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam perumusan karya.

  • Pertama, realistis artinya ide yang ditawarkan harus menjawab permasalahan kearifan lokal yang dibutuhkan di masa depan dimulai dari hal yang paling sederhana dan aplikatif. Karya dapat berupa sistem aplikasi berbasis IoT (Internet of Things) yang bisa digunakan atau suatu dampak dan manfaat yang tinggi bagi kepentingan masyarakat.
  • Kedua, kreatif dan objektif. Tulisan tidak bersifat subjektif, dan harus didukung dengan data dan informasi yang terpercaya. Ide juga harus asli bukan plagiarisme (jiplak).
  • Ketiga, logis dan sistematis. Ide harus dituangkan dengan mengikuti alur penulisan karya ilmiah yang sudah baku, runut, sistematis lengkap dengan daftar pustaka yang menjadi referensi.

Syarat karya tulis:

  • Sistematika karya tulis ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran 12 dengan jarak baris 1,15 spasi dan ukuran kertas A-4 margin kiri 4 cm, margin kanan, atas, dan bawah masing-masing 3 cm.
  • Maksimal tulisan 25 halaman sudah termasuk halaman sampul dalam bentuk PDF dan diupload di https://madrasah.kemenag.go.id/akademidigital.
  • Setiap satu ide tulisan atau prototype mewakili 1 Kelompok Peserta.
  • Kelompok Peserta wajib menginformasikan komposisi nama dan spesifikasi anggota kelompok (3 siswa teknis, 2 siswa non teknis).

Pendaftaran AMD 2020 dibuka sejak 17 April hingga 31 Mei 2020. Proses penilaian karya ilmiah dilakukan 1-6 Juni 2020. Hasilnya diumumkan pada 7 Juni 2020.

Peserta yang dinyatakan lulus harus bersedia mengikuti pelatihan selama enam bulan secara penuh, dan mendapat surat rekomendasi dari Madrasah. Konfirmasi kesediaan peserta mengikuti pelatihan disampaikan dalam rentang 7- 9 Juni 2020.

Pelatihan akan berlangsung dari Juni hingga Desember 2020. Skema pelatihan terbagi dua, online dan offline. Pelatihan online berjalan dari 10 Juni – 15 September 2020. Untuk offline, terjadwal dari 16 September – 11 Desember 2020, namun akan disesuaikan dengan kondisi pandemik Covid-19.

Sementara, pengumuman kelompok pemenang berdasarkan masing-masing kriteria disampaikan pada 16 Desember 2020.

Hadiah untuk pemenang:

  • Juara I : 20 juta
  • Juara II : 15 juta
  • Juara III : 10 juta

So, bagi siswa-siswi Madrasah yuk ikutan! Selamat mencoba! (yp)




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*