Goethe-Institut Jakarta dan Bandung Ditutup, #30MinDeutsch, Lernberatung dan Onleihe Jadi Andalan

Goethe-Institut Bandung
Goethe-Institut Bandung (KalderaNews/Dok. Goethe-Institut Bandung)

JAKARTA, KalderaNews.com – Sementara Goethe-Institut Jakarta dan Bandung ditutup sementara karena pandemi Covid-19 sehingga kelas bahasa dialihkan ke kelas virtual, sebuah program interaktif bertajuk #30MinDeutsch pun ditawarkan untuk memperkenalkan bahasa Jerman.

Satu guru pemandu program #30MinDeutsch, Keeke Rieuwpassa menegaskan program ini disiarkan secara langsung setiap Senin pukul 16.00-16.30 WIB di kanal Instagram @goetheinstitut_indonesien.

“Para guru akan menyajikan satu atau dua permainan interaktif yang seru dan berkaitan dengan tata bahasa Jerman untuk memberi gambaran mengenai bahasa ini. Kami juga memberi berbagai masukan mengenai cara belajar bahasa Jerman,” tegasnya pada KalderaNews.

BACA JUGA:

Menariknya, dalam waktu dekat juga akan diluncurkan program bimbingan belajar bahasa Jerman bernama Lernberatung, dimana peserta kursus dapat memperoleh bantuan mengenai teknik belajar, pekerjaan rumah, dan konten kursus.

Sementara itu bagi masyarakat umum juga berkesempatan mengakses perpustakaan digital Onleihe yang ekstensif dan bebas biaya milik Goethe-Institut guna meningkatkan skill berbahasa Jerman masing-masing selama isolasi diri. Lebih dari 35.000 buku elektronik, buku audio, film, bahan-bahan modern untuk pembelajar bahasa, majalah dan surat kabar berbahasa Jerman dapat diakses kapan pun dan darimana pun tanpa daftar keanggotaan perpustakaan Goethe-Institut.

Kepala Bagian Bahasa Goethe-Institut Indonesien, Sonja Stoll pada KalderaNews pun menegaskan menginvestasikan waktu untuk belajar bahasa Jerman di masa pandemi Covid-19 bisa membawa manfaat. Pembelajar bahasa Jerman bisa memenuhi syarat untuk ikut ambil bagian dalam pelatihan vokasi di Jerman yang diakui secara internasional dan dikenal sebagai “Ausbildung”.

“Dengan belajar bahasa Jerman, orang dapat memperoleh kualifikasi profesi yang akan menjadi aset di dunia kerja pasca-Corona, khususnya bekerja untuk salah satu dari sekian banyak perusahaan Jerman, Swiss, dan Austria di Indonesia. Ini juga hobi yang patut ditekuni dan akan menghubungkan pembelajar bahasa Jerman dengan 130 juta penutur bahasa Jerman di Eropa,” pungkasnya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*