Survei UNICEF: 87 Persen Siswa Ingin Belajar di Sekolah Lagi

Ilustrasi: Belajar di sekolah saat pandemi Covid-19. (Ist.)
Ilustrasi: Belajar di sekolah saat pandemi Covid-19. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Sekira 66 persen dari 60 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan di 34 propinsi di Indonesia, mengaku tidak nyaman belajar di rumah selama pandemi Covid-19. Dari jumlah itu, 87 persen ingin segera kembali ke sekolah.

BACA JUGA:

Tapi, mereka tetap menyadari dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan bila kembali ke sekolah. Sehingga menurut mereka, akan lebih baik untuk kembali belajar ke sekolah jika jumlah kasus Covid-19 berkurang, atau bahkan tidak ada sama sekali.

Sebanyak 88 persen siswa juga bersedia mengenakan masker di sekolah. Sementara, 90 persen mengatakan, pentingnya jarak fisik jika mereka melanjutkan pembelajaran di kelas.

Demikianlah hasil survei UNICEF melalui kanal U-Report yang terdiri dari SMS, WhatsApp, dan Messenger. Survei yang dilakukan mulai 18 hingga 29 Mei 2020 dan 5 hingga 8 Juni 2020 ini, menerima lebih dari 4.000 tanggapan dari siswa di 34 provinsi.

Selama belajar di rumah, 38 persen siswa yang jadi responden mengatakan bahwa kendala utama yang kerap mereka hadapi adalah kekurangan bimbingan dari guru. Sementara 35 persen menyebutkan, akses internet yang buruk.

Perwakilan UNICEF di Indonesia, Debora Comini mengatakan, selama masa pandemi Covid-19, sangat penting bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembelajaran siswa, baik di sekolah atau jarak jauh.

“Anak-anak yang paling rentan adalah yang paling terpukul oleh penutupan sekolah, dan kita tahu dari krisis sebelumnya bahwa semakin lama mereka tidak bersekolah, semakin kecil kemungkinan mereka untuk kembali ke sekolah,” katanya.

Dari survei ini jelas tergambar bahwa hambatan terbesar dalam metode pembelajaran jarak jauh ini adalah kurangnya akses internet serta perangkat elektronik yang mendukung. Sementara, orangtua atau wali siswa yang diharapkan bisa ikut mendampingi siswa belajar di rumah, justru lebih fokus untuk mencari penghasilan tambahan di tengah pandemi Covid-19, yang juga memukul sektor perekonomian. (yp)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*