Hebat Nih Gaes, Siswa Madrasah Raih Juara di Kompetisi Astronomi Astrofisika Internasional

Yafi Amri, siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) yang berhasil meraih juara dalam ajang International Award Astonomy and Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020. (Ist.)
Yafi Amri, siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) yang berhasil meraih juara dalam ajang International Award Astonomy and Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020. (Ist.)

PEKANBARU, KalderaNews.com – Lagi-lagi, siswa madrasah mengukir prestasi internasional. Ialah Yafi Amri, siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) yang berhasil meraih juara dalam ajang International Award Astonomy and Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020.

“Alhamdulillah, kita bersyukur. Keberhasilan Yafi Amri ini menjadi bukti tidak lunturnya semangat siswa untuk belajar di tengah pandemi Covid-19,” kata Kepala MAN 1 Pekanbaru Marzuki.

BACA JUGA:

IAAC atau Kompetisi Astronomi Astrofisika Internasional merupakan kompetisi astronomi online bagi siswa yang berasal dari beragam negara. Tahun ini, IAAC diikuti siswa dari 74 negara.

Yafi yang kini duduk di kelas XII Mia Smart Cendikia (MSC) 2 MAN 1 Pekanbaru, kata Marzuki, berhasil mengungguli peserta dari 72 negara, seperti Malaysia, Amerika, Eropa, dan lainnya. “Yafi juga menjadi satu-satunya siswa Indonesia yang berhasil meraih juara pada kompetisi ini,” ujar Marzuki.

Yafi berhasil melewati tiga babak; babak penyisihan, pre final, dan final. “Akhirnya, anak kita Yafi Amri berhasil meraih juara 2 Internasional Award pada kompetisi yang diadakan lembaga IAAC Space,” ungkap Marzuki.

Guru pendamping Yafi, Khairul Munir juga menyampaikan, perjuangan siswanya untuk meraih juara 2 internasional sudah dimulai sejak Mei 2020. “Pemenang babak penyisihan diumumkan 25 Mei 2020, nama Yafi Amri keluar sebagai peserta yang maju ke babak pre final. Babak pre final diumumkan 29 Juni 2020, dan pengumuman final pada 27 Juli 2020,” kisah Khairul.

Sebaga juara 2 IAAC Edition of 2020, Yafi berhak mendapatkan penghargaan sertifkat Internasional dan uang tunai USD100. “Alhamdulillah, Yafi Amri satu- satunya siswa utusan Indonesia yang bisa lolos pada babak final dan berhasil meraih juara 2. Juara 1 dari India dan Pakistan. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak- anak madrasah untuk terus berprestasi di ajang nasional dan internasional,” tutur Khairul Munir.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*