Di Tengah Pandemi, Begini Rangkaian Kegiatan Kenegaraan HUT RI ke-75

Ilustrasi: Rangkaian kegiatan HUT RI ke-75. (Ist.)
Ilustrasi: Rangkaian kegiatan HUT RI ke-75. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Kemeriahan peringatan Kemerdekaan RI yang ke-75 mulai terasa. Warga sudah memasang bendera dan pernak-pernik aneka warna. Meskipun tengah di masa pandemi Covid-19, antusias warga menyambut peringatan Hari Kemerdekaan tak surut.

BACA JUGA:

Pemerintah pun telah menyiapkan serangkaian kegiatan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75. Kegiatan kenegaraan akan berlangsung pada tanggal 13, 14, 15, dan 17 Agustus 2020.

“Tanggal 13 ada kegiatan acara di Istana mungkin memberi penganugerahan tanda jasa. Lantas sebagaimana kita ketahui tahun-tahun lalu ada Paskibraka, nanti kita tetap kukuhkan tetapi di sini agak sedikit berbeda,” papar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dalam acara Konferensi Pers Terkait Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta.

Pengukuhan Paskibraka tahun ini hanya diikuti 8 orang Paskibraka yang telah terpilih pada tahun 2019 lalu. Seperti diketahui, seleksi Paskibraka tahun ini ditiadakan sebagai bagian dari protokol pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

“Bapak Presiden akan mengukuhkan anak-anak muda kita yang 8 orang, selanjutnya yang mewakili tingkat provinsi itu akan dilakukan pengukuhan via video conference. Sehingga generasi muda tetap bisa memberikan apresiasinya melalui Paskibra yang akan nanti dilanjutkan dengan mereka bertugas pada tanggal 17 Agustus, baik itu penaikan maupun penurunan bendera,” jelas Heru.

Lantas, pada tanggal 14 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan di MPR/DPR. Kasetpres menegaskan bahwa panitia bersama dengan MPR/DPR akan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Sementara, acara puncak pada 17 Agustus 2020, Kasetpres menjelaskan, panitia yang terdiri atas berbagai kementerian akan bersinergi untuk memberikan nuansa HUT ke-75 RI tetap berlangsung meriah. Berbagai acara, baik hiburan maupun edukasi kepada masyarakat, akan disiarkan melalui televisi sebelum upacara peringatan detik-detik proklamasi dimulai.

“Prosesnya adalah penaikan bendera tetap dilakukan. Kami memutuskan di Istana sangat minimalis, artinya pengibar bendera dari Paskribraka hanya 3 orang, ditambah mungkin cadangan. Pasukan yang ada selama ini, tahun lalu cukup penuh di lapangan Istana, maka (tahun ini) setiap perwakilan matra itu hanya ada 5 orang,” ungkapnya.

Terkait undangan, Kasetpres menjelaskan bahwa meski secara fisik tidak mengundang, tapi masyarakat bisa mengikuti acara di Istana secara virtual. Demikian juga dengan para pejabat dan undangan yang boleh hadir melalui konferensi video.

“Tahun lalu kami mengundang masyarakat di Istana bisa hadir secara fisik. Tahun ini kami siapkan undangan bagi masyarakat sebanyak 17.845 undangan untuk seluruh warga yang ingin menyaksikan langsung dari media elektronik,” jelasnya.

Kemeriahan HUT ke-75 RI tak lengkap jika tanpa lomba-lomba. Maka, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian BUMN telah menyiapkan aneka kreasi perlombaan.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,142 views