Dosen Universitas YARSI Ikut Sulap Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik

Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur
Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur (KalderaNews/Dok. Universitas Yarsi)

JAKARTA, KalderaNews.com – Dosen Program Studi Magister Manajemen, Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY), Dr. Ir. Any Setiangrum, M.E. ternyata turut membangun Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur yang beranggotakan 16 orang petani kota.

Diketahui, khitas ini memanfaatkan lahan kosong di sisi bantaran Kali Rawa Kerbau untuk dijadikan Khitas sepanjang Jalan Cempaka Putih Tengah 33.

Any, sapaan akrabnya, menjelaskan kalau kebun hidroponik dengan sistem pipa yang panjangnya mencapai 180 meter ini terdiri delapan rak knock down seluas lebih kurang 34 meter persegi dengan total lubang tanam sebanyak 1.492, sementara untuk sumber airnya menggunakan PAM dengan satu tandon utama.

BACA JUGA:

Ia pun hanya bisa berharap berkebun ala orang kota ini bisa meningkatkan penghasilan warga RW.04 Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta Pusat

“Pembangunan Khitas yang dilengkapi taman dengan conblock ini bertujuan agar tidak becek saat datang hujan. Dalam pengelolaan, warga RW.04 dibantu oleh kelompok tani warga RW.06 di kelurahan yang sama telah terlebih dahulu berhidroponik secara swadaya dan dibantu CSR,” ujar Any seperti dikutip dari situs resmi Universitas YARSI.

“Pembuatan rak tersebut dikerjakan oleh kelompok tani RW.06 dengan sumber biaya dari donatur, kontributor, dan sponsor. Ada pun jenis tanamannya berupa sayuran seperti sawi, selada, kangkung, pakcoy, samhong, bayam, dan lain-lain,” tambahimbuhnya.

Tanaman yang dikelola oleh KPK-RW.04 ini, sementara pendampingan teknisnya dilakukan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat dan para pelatih agrikultur Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yaitu latihan manajemen pasca panen.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*