Sekolah Islam Juga Bisa Melahirkan Prestasi di Tingkat Internasional

Ilustrasi: Prestasi tim Indonesia dalam ajang Olimpiade Ekonomi Internasional 2020. (Ist.)
Ilustrasi: Prestasi tim Indonesia dalam ajang Olimpiade Ekonomi Internasional 2020. (Ist.)

BANDUNG, KalderaNews.com – Siswa Jawa Barat berhasil mengharumkan nama Indonesia pada ajang bergengsi internasional. Prestasi membanggakan ini diraih oleh siswa SMA Pesantren Unggul Al Bayan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Muhammad Zaky Nur Fajar yang tergabung dalam tim Indonesia.

Ia bersama tim berhasil menyabet medali perak dalam kancah “International Economics Olympiad (IEO) 2020 ke-3” di Kazakhstan yang berlangsung secara daring beberapa waktu yang lalu.

Diberitakan KalderaNews sebelumnya, tim Indonesia terdiri atas lima orang siswa yang berasal dari lima kota meraih posisi kedua di Olimpiade Ekonomi Internasional. Mereka adalah Florentiana Yuwono dari SMA Darma Yudha, Pekanbaru, Muhammad Lutfi Maudi dari SMA Taruna Nusantara Magelang; Jessica Anabel Tio Prisca dari SMA Negeri 8, Jakarta, Muhammad Zaky Nur Fajar dari SMA Pesantren Unggul Al-Bayan, Sukabumi; dan Pranindiska Nurlistyo Naistana dari SMA Negeri 1, Bumiayu.

BACA JUGA:

Kelimanya merupakan peraih medali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang ekonomi pada tahun 2019 di Manado dan di ajang IEO, Indonesia keluar sebagai runner-up “Subbidang Business Case” dengan meraih satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, di bawah Brazil yang menjadi juara umum, mengungguli Rusia yang menempati posisi tiga.

Perhelatan bergengsi ini diikuti siswa SMA dari 29 negara, seperti Amerika Serikat, Cina, India, dan Kanada. Sebagaimana IEO pertama tahun 2018 yang berlangsung di Moskow dan IEO kedua tahun 2019 yang berlangsung di Saint Petersburg, kejuaraan untuk siswa jenjang SMA ini melombakan tiga macam sub-bidang yaitu financial literacy dan economics, bersifat perorangan; serta business case solution, bersifat beregu.

Kepala SMA Pesantren Unggul Albayan, Heriyanto mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih peserta didiknya. “Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan karena levelnya internasional,” ujar Heriyanto dikutip dari situs Disdik Jabar.

Heriyanto memaparkan mengatakan Zaky mampu belajar dengan baik dalam bidang ekonomi. Bahkan, atas prestasinya tersebut, Zaky diterima tanpa testing di jurusan Ekonomi Universitas Indonesia (UI). “Prestasi ini menunjukkan bahwa dari sekolah Islam bisa melahirkan prestasi di tingkat internasional,” ucapnya bangga.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*