Simak, Inilah Manfaat Menjadi Mahasiswa dengan Gaya Hidup Paperless

Ilustrasi: Inilah manfaat menjadi mahasiswa dengan gaya hidup paperless. (KalderaNews.com/repro: y.prayogo)
Ilustrasi: Inilah manfaat menjadi mahasiswa dengan gaya hidup paperless. (KalderaNews.com/repro: y.prayogo)

JAKARTA, KaladeraNews.com – Selain plastik, kertas juga penyumbang sampah terbesar di dunia. Apalagi dengan banyaknya konsumsi kertas, artinya semakin banyak pohon yang ditebang dan dimanfaatkan kayunya. Karena serat pohon adalah bahan baku pembuatan kertas yang selama ini kamu pakai.

BACA JUGA:

Kamu bisa bayangkan berapa jumlah pohon yang sudah ditebang untuk membuat tumpukan sampah kertas yang telah kamu gunakan. Maka, saat ini banyak orang yang mencoba gaya hidup paperless untuk menyelamatkan pohon.

Nah, sebenarnya di era digital seperti saat ini, gaya hidup paperless tak sulit untuk dilakukan; hanya membutuhkan kemauan dan keyakinan saja. Kamu mau coba gaya hidup positif ini kan? Yuk simak manfaat jika kamu menjadi mahasiswa dengan gaya hidup paperless!

Catatan dan tugas tak mudah hilang
Satu hal yang menyebalkan saat kuliah adalah tatkala catatan hilang padahal esok hari ujian. Atau jika ternyata tugas hilang padahal besok harus dikumpulkan. Itu pasti akan menjadi mimpi buruk bagi mahasiswa.

Nah, inilah manfaat pertama dari gaya hidup paperless. Dengan memanfaatkan teknologi penyimpanan data yang kini bisa diakses dengan gratis, kamu bisa menyimpan data kamu di situ. Tak perlu repot, kamu juga bisa mengakses data-data itu kamu kapan dan di mana pun, selama ada jaringan internet. Mudah kan?

Lebih hemat
Gaya hidup paperless juga lebih hemat dari sisi finansial. Memang di awal kamu mesti memiliki gadget untuk mengakses internet. Setelah itu kamu mendapatkan keuntungan lebih.

Saat ini, harga buku digital lebih murah daripada versi cetak, serta lebih mudah diakses. Artinya kamu bisa menghemat ketika akan membeli buku. Selain itu, kamu juga tidak perlu lagi membeli buku atau kertas untuk membuat catatan. Kamu bisa membuat catatan di gadget kamu.

Mudah mengakses informasi dan pengetahuan
Jaman dulu untuk mengakses informasi atau pengetahuan, kamu mesti baca media massa cetak atau ke perpustakaan mencari buku. Kini, semua ada dalam genggaman kamu. Informasi dan pengetahuan itu ada di ujung jari kamu.

Artinya, kamu tak perlu lagi media massa cetak untuk mendapatkan informasi. Kamu juga tak perlu lagi menumpuk buku di kamar, cukup sekali klik, kamu sudah dapat pengetahun yang kamu mau.

Mudah kuliah daring
Nah, ini juga penting. Dalam situasi pandemi Covid-19, perkuliahan juga masih digelar secara daring. Hampir semua kegiatan belajar dilakukan secara virtual. Bagi kamu sudah terbiasa dengan gaya hidup paperless, situasi justru lebih menguntungkan, lantaran sudah terbiasa dengan dunia virtual.

Kamu sayang bumi
Seperti yang dijelaskan di atas, dengan gaya hidup paperless, kamu secara tidak langsung juga telah menyelamatkan pohon. Jika ada ratusan, bahkan ribuan mahasiswa melakukan gaya hidup paperless, tentu akan menyelamatakan dan melestarikan hutan.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*