Escalades Revival SMAK 5 Penabur Bermetamorfosis di Tengah Pandemi Covid-19

Tim Modern Dance SMAK 5 Penabur unjuk gigi dalam penutupan Escalades Revival pada Sabtu malam, 17 Oktober 2020 .(KalderaNews/Dok. SMAK 5 Penabur)
Tim Modern Dance SMAK 5 Penabur unjuk gigi dalam penutupan Escalades Revival pada Sabtu malam, 17 Oktober 2020 (KalderaNews/Dok. SMAK 5 Penabur)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi Covid-19 rupanya tidak menyurutkan semangat siswa SMAK 5 Penabur Jakarta untuk menggelar Escalades, acara pensi (pentas seni) tahunan sekolah. Escalades yang merupakan kependekan dari Enthusiasm to Compete and Celebrate Penabur Gading’s Open School itu tetap terlaksana meski secara virtual. Acara tersebut dibuka pada Sabtu, 10 Oktober 2020 dan ditutup pada Sabtu, 17 Oktober 2020 dalam ruang aplikasi zoom.

Saat sekolah lain memilih untuk menunda atau meniadakan acara pensi tahunannya, siswa SMAK 5 justru memberanikan diri untuk mewujudkannya. Meski harus berhadapan dengan protokol kesehatan, siswa SMAK 5 mau beradaptasi dengan tidak menyelenggarakan semua jenis lomba seperti biasanya.

Escalades hadir dalam beberapa jenis lomba yang dapat dilakukan secara online. Lomba-lomba tersebut adalah adalah vocal solo, english story tellingenglish speech, monolog, desain postermodern danceband, dan fotografi. Pelaksanaannya pada 10 -17 Oktober 2020 dan tayang di channel Youtube ESCALADES SMAK 5 PENABUR Jakarta.

BACA JUGA:

Alhasil, sekitar 210 peserta dari 21 SMP dan 23 SMA dapat berpartisipasi dalam lomba-lomba Escalades. Mereka bukan hanya dari wilayah Jabodetabek, ada pula peserta yang berasal dari Yogyakarta.

Panitia pun mengusung tema Escalades yang terilhami dari Pandemi Virus Corona yang membuat setiap orang harus berinteraksi secara jarak jauh. Tema tersebut ialah Revival yang merupakan kependekan dari Respecting Others Vigorously and Valiantly to Form Viable Individuals.

Revival memiliki arti menghormati orang lain dengan penuh semangat dan gagah berani untuk membentuk individu yang tangguh. Demikian diungkapkan oleh Kevin Lo, Ketua Panitia Siswa Escalades Revival 2020 saat pembukaan acara tersebut.

“Kami ingin menunjukkan bahwa rasa respek sangat penting bagi generasi z meski segalanya telah dilakukan secara mandiri,” jelasnya dalam siaran persnya. Ia pun berharap Escalades Revival dapat menjadi sarana untuk meningkatkan rasa respek di antara seluruh peserta. Dengan demikian tali persaudaraan dapat semakin erat; semangat, kekompakan, kreativitas, dan inovasi pun meningkat.

Akhirnya, melalui rasa respek itu pula, penutupan Escalades Revival terwujud berupa pentas seni dan pengumuman pemenang lomba dengan berbagai kategori. Dan yang paling utama adalah penampilan dari The Overtunes sebagai bintang utamanya.

The Overtunes dalam sesi ngobrol bareng di sela-sela konser pada acara penutupan Escalades Revival. Kehadiran mereka membuat suasana acara tersebut terasa lebih cair. (KalderaNews/Dok. SMAK 5 Penabur)
The Overtunes dalam sesi ngobrol bareng di sela-sela konser pada acara penutupan Escalades Revival. Kehadiran mereka membuat suasana acara tersebut terasa lebih cair. (KalderaNews/Dok. SMAK 5 Penabur)

Band akustik yang beranggotakan Mada, Reuben, dan Mikha itu menyemarakkan puncak acara Escalades Revival pada Sabtu, 17 Oktober 2020 malam. Mereka sukses menghibur lebih dari 350 penonton dalam ruang aplikasi zoom.

“Ini keren banget!” komentar Mika The Overtunes di penghujung penampilannya. “Salut untuk seluruh panitia!”

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta untuk terus bersemangat, kompak, dan kreatif. “Thank you, Gaes! Tetap semangat untuk school yearnya tahun ini! Tetap kompak, tetap kreatif! Semoga kalian nanti bisa bikin event-event kayak gini lagi!”

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*