Pelajaran Berharga dari Tragedi Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi




Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi
Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi (KalderaNews/Ist)

YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Ainun Na’im mengimbau agar kegiatan ekstrakurikuler direncanakan dan dilakukan dengan memperhitungkan kondisi lingkungan untuk keselamatan anak didik.

“Jika ada program yang dilahirkan di luar sekolah maka harus diperhitungkan dengan baik keselamatan anak didik termasuk juga melibatkan masyarakat di daerah tempat kegiatan tersebut,” pesan Ainun saat memberikan pengarahan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang dihadiri semua kepala sekolah jenjang SMP di Kabupaten Sleman.

BACA JUGA:

Usai memberikan arahan di Disdik Sleman, Tim Kemendikbud meninjau lokasi Sungai Sempor tempat insiden susur sungai yang terjadi Jumat (21/2) kemarin. Selanjutnya rombongan melakukan takziah dan menyampaikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal yaitu: Nur Azizah siswi kelas VIII A dan Latifah Zulfa siswi kelas VIII B.

Ainun Na’im juga menyampaikan ucapan belasungkawa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kepada keluarga korban insiden susur sungai tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika (PPPPTK Matematika) Kemendikbud, Daswatia Astuty menyarankan kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Turi Sleman untuk melakukan pemulihan trauma kepada anak-anak yang mengalami insiden ini.

“Dengan trauma healing ini diharapkan kondisi psikis anak-anak bisa pulih setelah mengalami trauma atas musibah yang dialaminya,” kata Daswatia.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*