Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 Masih Daring/Tatap Muka Bergantung Pemda

Mendikbud Nadiem Makarim saat pengumuman Keputusan Bersama Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 20202021 di Masa Pandemi Covid 19, Jumat, 20 November 2020 (KalderaNews.com/y.prayogo)
Mendikbud Nadiem Makarim saat pengumuman Keputusan Bersama Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 20202021 di Masa Pandemi Covid 19, Jumat, 20 November 2020 (KalderaNews.com/y.prayogo)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan kementrian terkait memutuskan pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 masih mau tetap daring atau tatap muka bergantung pada keputusan pemerintah daerah pada Jumat, 20 November 2020.

Mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran peserta didik yang semakin mendesak di masa pandemi COVID-19 dan hasil dari evaluasi implementasi kebijakan pembelajaran di masa pandemi maka pemerintah menyusun Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)

Mendikbud Nadiem Makarim menegaskan pemerintah sudah mengevaluasi Keputusan Bersama sebelumnya dimana hanya 13 persen yang melakukan pembelajaran tatap muka dan 87 masih dari rumah (PJJ).

BACA JUGA:

Diakuinya, ada banyak dampak negatif PJJ mulai anak stres, putus sekolah hingga kekerasan anak dalam rumah tangga.

Ia pun menegaskan pemerintah daerah lah yang paling tahu dengan kondisi konkretnya mau tetap PJJ atau tatap muka.

Kendati demikian, Pemda, sekolah dan orangtua (komite sekolah) penentu keputusan pembelajaran tatap muka.

“Tapi saya tekankan pembelajaran tatap muka ini diperbolehkan, tidak diwajibkan,” tandasnya.

Pada prinsipnya kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 bertumpu pada kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat dan tentunya tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososialnya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*