Psst, 5 Cara Paling Sederhana Memotivasi Diri Sendiri untuk Kerjakan Tugas

Ilustrasi kehilangan motivasi karena tumpukan tugas (KalderaNews/Ist)
Ilustrasi kehilangan motivasi karena tumpukan tugas (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Belajar, baik itu tatap muka atau daring, merupakan aktivitas yang membutuhkan motivasi tinggi. Di tengah hiruk pikuk masa pandemi di mana interaksi sosial sangat terbatas, maka siswa harus menggantungkan harapannya pada diri sendiri. Kamu harus tahu cara memotivasi diri sendiri untuk belajar.

Mungkin sudah banyak yang mengingatkan untuk meringankan stres, akan tetapi adakalanya inkonsistensi muncul saat mencoba konsisten. Lima cara sederhana ini berguna untuk memotivasi diri sendiri supaya cepat menyelesaikan tugas. Tetapi ingatlah, sesederhana apapun caranya, diri sendiri yang mengontrol ingin terus malas atau tidak.

Olahraga Ringan di Sekitar Rumah

Wajar saja jika belajar di rumah sangat membosankan. Jalan-jalan di sekitar rumah dapat menjadi salah satu cara untuk memotivasi diri sendiri dalam belajar. Hal ini kontradiktif karena rasanya berlawanan dengan intuisi untuk meninggalkan tugas sejenak dan pergi keluar. Tapi, kalau dijalani malah meningkatkan motivasi kamu dalam belajar.

BACA JUGA:

Coba ubah pola pikir seperti, berjalan-jalan di luar akan membuatmu merasa seolah-olah kamu telah mencapai sesuatu. Alih-alih duduk di depan meja dan murung, lebih baik “merasa” produktif dengan rutinitas sesederhana olahraga ringan, berjemur, atau merapikan kasur.

Mungkin kamu sudah tahu manfaat olahraga ringan, tetapi berat melakukannya karena merasa terkekang oleh tugas. Padahal, jika langsung kamu lakukan, maka itu sangat baik untuk meningkatkan motivasi. Tenang saja, meja belajar kamu tidak bisa pergi ke manapun.

Peneliti UCLA mengungkapkan bahwa berjalan menciptakan momentum produktif. Olahraga ringan, seperti jalan-jalan, menghasilkan endorfin, zat kimia yang meningkatkan suasana hati kamu dan meningkatkan motivasi. Otak juga terisi oleh lebih banyak oksigen, sehingga mengurangi kelelahan yang berkepanjangan. Selain itu, berada di luar bahkan selama 30 menit akan menghasilkan cukup vitamin D untuk meningkatkan energi.

Berkomitmen pada Satu Tugas


Usai jalan-jalan, maka waktunya untuk duduk dan melakukan beberapa pekerjaan. Langkah pertama, pilih satu hal untuk difokuskan. Usahakan jangan multitasking karena malah membuat kamu terbebani dan mudah terdistraksi.

Selain itu, ketika kamu mencoba menyelesaikan banyak tugas sekaligus, kamu akan tergoda untuk melompat ke item berikutnya dari daftar tugas saat bosan atau sulit. Berkomitmenlah untuk menyelesaikan satu tugas terlebih dahulu.

Bersihkan Area Kerja

Usai tuntas mengerjakan satu tugas, maka coba bergerak lagi dengan membersihkan area kerja. Ketika terlalu banyak benda di area tempat kerja, maka akan menimbulkan banyak distraksi. Mise-en-place secara harfiah berarti “segala sesuatu di tempatnya”. Sebelum melanjutkan tugas, singkirkan apa pun yang tidak berhubungan dengan tugas yang ada, termasuk tutup tab browser jika sudah selesai.

Tulis Apapun yang Kamu Pikirkan

Biasanya, otak memiliki banyak hambatan untuk memulai. Mungkin halaman kosong dan yang ingin kamu lakukan hanyalah menonton video, hingga akhirnya tugas jadi terbengkalai.

Kamu perlu menghilangkan resistensi sebanyak mungkin. Ini tidak sesulit yang kamu bayangkan. Caranya ialah jika kamu harus menulis makalah, mulailah menuliskan kata apapun. Tuliskan apa pun yang terlintas di benak kamu, meskipun tidak ada hubungannya dengan topik. Halaman kosong adalah musuhmu. Isilah.

Jika Anda menemui masalah, catat saja sesuatu yang perlu kamu uraikan atau penelitian yang perlu kamu lakukan. Lalu, lanjutkan. Kamu selalu dapat mengedit nanti, tetapi tidak mungkin untuk mengedit halaman kosong.

Gunakan Teknik Pomodoro untuk Mengatasi Malas

Teknik Podomoro masih menjadi andalam bagi siswa hingga pekerja yang beraktivitas di rumah. Teknik ini menjadi tren di sosial media karena efektif untuk hidup teratur.

Caranya, setel pengatur waktu selama dua puluh lima menit, dan kerjakan hanya satu tugas selama dua puluh lima menit itu. Lalu, istirahat lima menit setelah pengatur waktu mati. Kemudian, ulangi blok 25/5 sebanyak empat kali. Usai empat kali, maka istirahatlah lebih lama.

Teknik ini tidak hanya membantu menghilangkan resistensi karena bekerja selama 25 menit dapat diatur. Seiring waktu, rentang perhatian dan fokus kamu menjadi terlatih. Kamu akan terkejut betapa cepatnya waktu yang dihabiskan selama 25 menit. Setelah terbiasa, maka teruskan. Inti dari teknik ini ialah untuk membantu kamu memulai.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*