Alumni Kolese Kanisius: Kami Siap Divaksin Saat Vaksin Siap

Konferensi pers Alumni Kolese Kanisius Jakarta tentang program Siap Divaksin Saat Vaksin Siap. (KalderaNews.com/y.prayogo)
Konferensi pers Alumni Kolese Kanisius Jakarta tentang program Siap Divaksin Saat Vaksin Siap. (KalderaNews.com/y.prayogo)

JAKARTA, KalderaNews.com – Alumni Kolese Kanisius Jakarta atau Alumni Menteng 64 memberikan pernyataan “Siap Divaksin Saat Vaksin Siap”, di Gedung Kebangkitan Nasional Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021. Pernyataan ini sebagai bentuk dukungan untuk pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 yang sedang akan bergulir.

BACA JUGA:

Ketua Alumni Kolese Kanisius, Irlan Suud mengatakan, “Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 dan akan mengkampanyekan program ini ke masyarakat di Indonesia agar bersiap-siap menerima vaksin Covid-19.”

Rencana, pada Rabu, 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan menjadi orang pertama Indonesia yang akan menerima vaksin Covid-19.

Salah satu alumni Kolese Kanisius yang berprofesi Dokter J.C. Prihadi mengatakan bahwa vaksin yang saat ini tersedia tentu telah melewati beragam fase ilmiah serta dikawal secara ketat oleh banyak lembaga yang kompeten.

“Sebagai seorang dokter, saya siap divaksin,” tegas Dokter Prihadi.

Pitono Adhi, selaku Ketua Program Siap Divaksin Saat Vaksin Siap mengatakan bahwa program ini merupakan gerakan untuk menyebarluaskan informasi tentang vaksinasi Covid-19 agar masyarakat memiliki pemahaman yang utuh. Gerakan kampanye ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menyatakan diri “Siap Divaksin Saat Vaksin Siap”.

Fokus program, kata Pitono Adhi, adalah di wilayah hilir, yaitu yang bersentuhan langsung dengan kelompok masyarakat yang menerima vaksin. Kelompok sasaran pertama adalah para dokter dan tenaga medis.

“Kami akan mengumpulkan data dan cerita dari kelompok sasaran vaksinasi ini, yang kemudian akan diolah menjadi pesan-pesan dan ajakan agar kelompok sasaran lain bersiap menerima vaksinasi,” jelas Pitono Adhi.

Gerakan ini mendapat apresiasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Dirjen Kebudayaan Mendikbud, Hilmar Farid.

Sementara, Rektor Kolese Kanisius Jakarta, Pastor Joannes Heru Hendarto SJ memberikan apresiasi yang besar bagi para alumni yang telah ikut serta dalam gotong royong demi Indonesia sehat. “Ini adalah bentuk kebersamaan untuk kemanusiaan,” katanya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*