Deadline Beasiswa S2 dan S3 Khusus Kader Nahdliyin ke Negeri Tirai Bambu 24 Januari 2021

Beasiswa dalam negeri

JAKARTA, KalderaNews.com – Lembaga Perguruan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) kembali membuka Program Beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS) 2021 melalui Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Jakarta.

Dalam Surat Edaran LPT PBNU Nomor 007/C.II.02/LPT-PBNU/I/2021 diterangkan bahwa beasiswa ini dimaksudkan untuk peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi SDM di Lingkungan PTNU.

Beasiswa studi Master (S2) dan Doktoral (S3) ke Negeri Tirai Bambu ini mencakup biaya kuliah, biaya tempat tinggal, asuransi Kesehatan dan uang saku bulanan yaitu: S2 = 3000 RMB (sekitar 6 juta rupiah per bulan), S3 = 3500 RMB (sekitar 7 juta rupiah per bulan).

BACA JUGA:

Kriteria Pelamar Beasiswa CGS:

  • Warga negara Indonesia
  • Kader Nahdliyin
  • Bagi pelamar program S2, wajib mendapat rekomendasi dari lembaga NU terkait
  • Bagi pelamar program S3, wajib mempunyai NIDN di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama dan mendapatan surat izin belajar dari Pimpinan PTNU (Rektor/Ketua/Direktur) yang menjadi home base-nya
  • Siap menyebarkan nilai-nilai Islam wasathiyyah (moderat), tasammuh (toleran), tidak ekstrim, serta tawazzun (berimbang)
  • Diprioritaskan bagi yang akan mengambil jurusan di bidang sains dan teknologi
  • Setelah lulus siap berkhidmat ke Nahdlatul Ulama (NU) dan Home Base perguruan tinggi NU
  • Berada dalam kondisi kesehatan yang baik (dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan)
  • Berusia maksimal 35 tahun untuk program S2 dan 40 tahun untuk program S3.

Dokumen yang Wajib Disiapkan Pelamar:

  • Formulir yang telah mendapatkan nomor seri dari CGS yang bisa didapatkan di https://www.campuschina.org/
  • Pas foto (passport/visa style)
  • Fotokopi paspor yang masih aktif terdiri dari: halaman data diri, halaman data tambahan (jika ada), dan halaman tanda tangan
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kantor Polisi setempat
  • Dua surat rekomendasi dari Professor
  • Satu ijazah dan transkrip akademis yang dilegalisir dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris (penerjemah tersumpah)
  • Rencana Studi atau Proposal Penelitian dalam bahasa Mandarin atau Inggris dengan minimal 800 kata
  • Satu salinan surat kesehatan yang dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah (asli harus dibawa oleh peserta yang disetujui) dengan format yang sesuai dengan formulir pemeriksaan fisik asing. Bentuk fomulir pemeriksaan fisik asing sesuai otoritas karantina Tiongkok dapat diunduh di https://beasiswa.nu.or.id/2021/tiongkok
  • Untuk yang mendaftar di pengajaran berbahasa Mandarin, wajib menyertakan sertifikat HSK 4
  • TOEFL / IELTS yang masih berlaku dalam 2 tahun terakhir (jika ada)
  • Pelamar yang memiliki Letter of Acceptance ( LoA ) dari universitas yang dituju harus melampirkannya dalam aplikasi beasiswa
  • Bagi pelamar program S2: surat rekomendasi dari lembaga NU terkait
  • Bagi pelamar program S3: wajib mempunyai NIDN di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama dan melampirkan surat izin belajar dari Pimpinan Perguruan Tinggi yang menjadi home base-nya.

Dengan deadline pendaftaran 24 Januari 2021, informasi lengkap terkait beasiswa ini silakah ulik ke laman resmi Beasiswa NU ke Tiongkok.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*