Mengapa Sekolah Masih Online?




Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbud, Jumeri, S.TP., M.Si saat talkshow Mengapa Sekolah Masih Online? yang diselenggarakan oleh BPK PENABUR Jakarta pada Sabtu, 30 Januari 2021
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbud, Jumeri, S.TP., M.Si saat talkshow Mengapa Sekolah Masih Online? yang diselenggarakan oleh BPK PENABUR Jakarta pada Sabtu, 30 Januari 2021 (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pemerintah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sejak pertengahan Januari lalu. Vaksinasi bertujuan untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19 dan agar masyarakat dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Meskipun vaksinasi sudah berjalan pembelajaran di sekolah masih berlangsung online, seperti di BPK PENABUR Jakarta yang pada semester genap tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hal ini berkaitan dengan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“BPK PENABUR Jakarta selalu mengikuti aturan dan keputusan pemerintah. Mengenai apakah ke depannya akan tetap menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau blanded learning kami akan memantau dan mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang ada,” ujar Ketua BPK PENABUR Jakarta, Ir. Antono Yuwono dalam sambutannya pada talkshow Mengapa Sekolah Masih Online?, Sabtu, 30 Januari 2021.

BACA JUGA:

Talkshow yang dipandu Kepala SMAK 1 PENABUR Jakarta, Sylvian Chrisyan menghadirkan narasumber yang memberikan pemahaman utuh kepada orang tua peserta didik mengenai alasan mengapa pembelajaran di sekolah masih berlangsung online.

Pada aspek kesehatan, Juru Bicara Program Vaksinasi Covid-19 serta Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Direkotran Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dr. Siti Tarmizi memberikan penjelasan mengenai penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah jabodetabek, bahayanya, dan sekaligus memotivasi agar masyarakat tetap menjaga kesehatan keluarga selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ia juga menjelaskan kaitan antara vaksinasi dengan pembelajaran online.

Penjelasan tersebut diperlengkapi Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Jumeri yang memberikan pemahaman akan pentingnya melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak usia dini/pra sekolah, SD, SMP, dan SLTA selama masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Psikolog Anak dan Remaja yang juga selebgram, Novita Tandry turut mengajak setiap orang tua peserta didik di Indonesia agar memahami kesulitan keluarga, guru, dan anak sebagai siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) serta tip mendampingi anak saat belajar dari rumah.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*