Kemenag Luncurkan Aplikasi Raport Digital, Siap Dipakai di 87 Ribu Madrasah

Aplikasi Raport Digital. (KalderaNews.com/Dok.Kemenag)
Aplikasi Raport Digital. (KalderaNews.com/Dok.Kemenag)

JAKARTA, KalderaNews.com – Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama meluncurkan Rapot Digital Madrasah (RDM). Aplikasi ini akan digunakan 87.000 madrasah pada berbagai tingkatan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

RDM ini merupakan penyempurnaan Aplikasi Raport Digital (ARD) yang digunakan sebelumnya. Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, penyempurnaan ini sebagai terobosan dalam mengoptimalkan layanan pembelajaran di madrasah. 

“Masa depan anak-anak kita pasti datang, dan kita harus mampu mengantarkan dengan penuh makna,” jelas Ramdhani.

BACA JUGA:

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh. Isom menambahkan bahwa peluncuran RDM ini melengkapi platform pembelajaran “E-learning Madrasah” yang berjalan selama pandemi. RDM hadir dengan menu yang lebih lengkap serta memudahkan guru, siswa, dan kepala madrasah dalam melakukan perencanaan, proses, dan penilaian serta pelaporan hasil belajar madrasah.

“RDM bukan sekadar aplikasi untuk mencetak raport. Melalui RDM, kepala madrasah, guru dan orangtua siswa bisa memantau perkembangan capaian kompetensi siswa secara real time,” jelas Isom.

Melalui RDM, analisis dan penggambaran grafik perkembangan kompetensi siswa juga dapat diketahui secara cepat dan akurat. Atas dukungan data itu, diharapkan guru bisa memberikan program perbaikan pembelajaran dan pengayaan secara tepat baik dari sisi waktu maupun mutu.

Untuk mewujudkan layanan data tunggal di Kementerian Agama, aplikasi RDM juga sudah terintegrasi dengan pangkalan data EMIS. Sehingga, validitas data di madrasah dapat terjamin. Guru dan operator madrasah pun lebih mudah dan cepat dalam mengelola administrasi penilaian hasil belajar di madrasah. Guru dapat mengelola nilai secara online dari mana saja dan kapan saja.

RDM, ucap Isom, juga berfungsi sebagai bank nilai siswa madrasah. Seluruh data nilai siswa madrasah tersimpan di server pusat serta dapat digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. Lantaran, RDM sudah terintegrasi dengan EMIS maka saat siswa akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi melalui LTMPT, tidak perlu lagi siswa menginput data nilai secara manual, karena seluruh data nilai siswa sudah tersedia.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*