Ambon Kota Musik: Kurikulum Musik di SD dan SMP Sudah Ada, Kini Fokus TK dan PAUD

Mimpi Jadi Kota Musik Dunia ke-18 Versi UNESCO? Ini yang Sebaiknya Dilakukan Ambon
Salah satu sudut City of Music atau Kota Musik Ambon (KalderaNews/JS de Britto)

AMBON, KalderaNews.com – Ambon merupakan salah satu kota musik di dunia yang ditetapkan oleh UNESCO di 2019 sejajar dengan kota musik lain seperti Sevilla (Spanyol), Hamamatsu (Jepang), Liverpool (Inggris), Idanha-a-Nova (Portugal) dan Auckland (Selandia Baru).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. Jhon Sanders, M.Pd di acara peluncuran gerakan Jagoan (Jauhkan Adiksi Gawai, Optimalkan Potensi Anak” di Ambon, Maluku, 9 Oktober 2021 menyampaikan musik dapat menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda Ambon.

BACA JUGA:

“Kami berkomitmen agar di sekolah anak-anak diperkenalkan musik sedini mungkin dan kurikulum musik sudah masuk untuk tingkatan SD dan SMP. Anak-anak belajar alat-alat musik tradisional Maluku seperti ukulele, tifa, seruling bambu dan rebana.”

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menambahkan saat ini dari TK dan PAUD sedang dikembangkan kurikulum musik.

“Dengan bermusik, anak-anak terpacu untuk ceria, kreatif, bahagia, bertanggung jawab, senang berkolaborasi dengan orang lain dan bersemangat.”

“Musik akan bisa membangun karakter unggul anak-anak kita, juga ketrampilan hidup mereka,” tandas Richard.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*