SCBD Trending Topic Berisi Kicauan Gaji Mbak-Mbak SCBD

Petugas memeriksa dengan alat thermo scanner di sejumlah pintu masuk perkantoran yang ada di Sudirman Central Business District atau SCBD di Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2020
Petugas memeriksa dengan alat thermo scanner di sejumlah pintu masuk perkantoran yang ada di Sudirman Central Business District atau SCBD di Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2020 (KalderaNews/Malena)

JAKARTA, KalderaNews.com – Bermula dari postingan yang berisi gaji mbak-mbak SCDB, lini massa twitter diramaikan dengan kicauan tentang SCBD. Tak ayal SCBD pun trending topic yang salah satunya mengulas gaji di kawasan elit SCBD.

Dikethaui, SCBD (Sudirman Central Business District) berada di Jakarta Selatan, Indonesia dengan kondominum seperti gedung kantoran, hotel, pusat perbelanjaan.

Beberapa gedung yang terkenal di daerah SCBD ini adalah Pasific Place, Electronic City, Artha Graha, FWD, Bursa Efek Indonesia, dll.

BACA JUGA:

Kini kawasan tersebut telah berkembang menjadi pusat bisnis premium dengan gedung perkantoran, hunian eksklusif, hotel bintang lima, dan pusat perbelanjaan modern.

Tentunya bekerja di kawasan SCBD merupakan pencapaian tersendiri bagi beberapa orang. Khususnya para wanita karir yang sering dikaitkan dengan stigma “wanita lebih baik bekerja di dapur saja”.

Belum lama ini media sosial TikTok juga ramai memperbincangkan trend outfit karyawan SCBD (Sudirman Central Business District). Hal itu bermula dari viralnya Lagu ‘Misses Independent’ yang tampaknya sudah menjadi lagu wajib bagi para karyawan yang tengah membagikan kegiatannya selama bekerja.

Bahkan, mereka disebut “mbak-mbak SCBD” yang mendapatkan “stereotype” memakai barang-barang branded dan memiliki beragam aksesoris merek ternama. Salah satunya yang paling viral yaitu dengan memakai lanyard bermerek Coach dan memakai sepatu dengan merk Tory Burch serta ikat pinggang Michael Kors yang harganya ditaksir mencapai jutaan.

Ternyata, bahasan Mbak-Mbak SCBD kembali viral, tapi kali ini di Twitter. Hingga Kamis pagi, 18 November 2021, kata SCBD termasuk salah satu yang trending topic dengan bahasa tentang gaji mbak-mbak SCBD.

Netizen ramai mengomentari kicauan berjudul “Berapa gaji minimal untuk bisa disebut “mbak-mbak SCBD“?” yang isinya seperti ini:

Saya sempat bekerja di kawasan SCBD selama hampir 6 tahun sebagai Manager dan lalu dipromosikan sebagai VP

Sayangnya mayoritas orang yang bekerja di kawasan segitiga emas jakarta dan SCBD itu hanya digaji minimal UMR jakarta atau sedikit diatasnya (sekitar 5 s.d 6 juta), sebagian kecil lagi berpenghasilan diatas 10 juta, hanya sedikit yang berpenghasilan diatas 30 juta, dan jauh lebih sedikit yang berpenghasilan di atas 50 juta

Saya juga mengenal seorang staff/officer yang bekerja bertahun-tahun di SCBD yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar anaknya sehingga anaknya mengalami stunting/kurang gizi

Di kawasan SCBD sendiri masih banyak warung makan yang sangat ramai dikunjungi pegawai yang mencari makan dengan budget dibawah 15rb dan banyak kantin karyawan yang menawarkan menu dibawah 20rb

Kebanyakan dari mereka itu terperangkap dalam utang konsumtif, tidak memiliki aset, dan berusaha tampil kaya tapi aslinya pas-pasan, mereka terperangkap karena keinginan dan kesalahan mereka sendiri

Salah satu hal paling bodoh yang bisa anda lakukan kepada diri sendiri ialah berutang untuk membeli barang yang anda tidak mampu demi mengesankan orang yang tidak anda sukai

Lantas Seperti apa reaksi netizen? Berikut ini reaksi netizen:

@cornyorange
“i showed this to my girlfriend and she’s like “so those scbd girls are living in a slave wage?” selama dia kerja di jakarta dia mikirnya orang2 di SCBD dibayarnya udah diatas standar jkt jauh, but again she’s an expat who live and work in shanghai

@besokwiken
Temen gue dah pada iPhone. Yg mana gue tau range gaji dia berapaan (bego banget pernah upload SPT distory, ya kan gue bisa itung yaaa wkwk). Again, tuntutan lifestyle.. apalagi kerja distarap & dikawasan SCBD

@senjakemarinn
Mba² SCBD kalo disuruh emaknya beli kecap masih mo tetep jalan ga yaa?

@pemerisaan
Mbak mbak scbd memang punya gaya, tapi mbak mbak medan merdeka (dan senayan) punya daya

@halodiantika
Udh tau dari lama, udah rahasia umum juga. Makanya bingung sama orang2 yg glorify “mbak-mbak SCBD” Smiling face with open mouth and cold sweat

@strike_bravo_b
Susah sih mbak mbak SCBD gamau disamain sama buruh. Padahal take home pay buruh kerah biru in general udah ngalahin orang kantoran Face with tears of joy

@adiguna_ilham
Ternyata mbak mbak SCBD engga se wah yang lo kira

@lustfullylxna
Seriusan gaji mbak-mbak SCBD nggak nyampe 2 digit?

@indrasbitchhere
Seolah mbak mas scbd begitu semua

@mwlidianezar
semangat kerja biar citacita jadi kyk mbak mbak SCBD tercapai xixixixi

@onecupchocomilk
Why all these miss independent things always get related by the tittle of “mbak mbak scbd”? I mean you can be independent even if you are not work in scbd, just my morning thought so

@tamanrekreasi
tech companies are taking prey on the dreaded ‘digital divide’ from the seniors, to which the dumb SWOT dari Mbak-mbak dan Mas-mas SCBD called: risks and opportunities

@IwanMah
Mbak mbak BSD bukan scbd, berangkat kerja naik angkot lanjut krl. Outfit olshop semua. Lakinya baik banget.

@143_fm
Dulu pas magang merasa takjub melihat mbak-mbak SCBD dengan lanyard high-end brand punya berseliweran, now that I‘m stepping my feet into the world that they lived/live in, I don‘t feel amazed at myself. Yang ada jompo sih weekend weekdays ditukar demi kerjaan.

@pinoaicee
Walaupun ngga jadi mbak-mbak scbd dan cuma mbak-mbak honorer yg ngga seberapa itu, tapi harus tetep bangga sama diri sendiri karna ngga pernah minta ke cowok buat beliin skincare+outfit.

Akhir kata, pada dasarnya, karyawan pada umumnya akan mendapatkan gaji sesuai dengan jobdesk atau posisi yang menjadi tanggung jawab setiap harinya. Selain itu, gaji karyawan yang bekerja di suatu perusahaan berbeda dengan perusahaan lain tergantung jenis atau bidang usahanya. Namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa karyawan yang digaji di atas UMR bahkan hingga 2 digit.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*