Fakta dan Mitos Tentang Otak Kanan dan Kiri, Pelajar Harus Paham




senam otak
Otak kanan dan otak kiri. (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Otak merupakan organ paling penting bagi homo sapiens. Sebab otak akan bertindak sebagai pusat koordinasi. Otak besar atau cerebrum merupakan bagian terbesar dari otak manusia yang bertugas untuk memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, penalaran, mengingat, membayangkan hingga merencanakan masa depan.

Otak besar ini terdiri dari dua belahan, yaitu kiri da kanan. Kedua belahan tersebut kiri dan kanan. Kedua belahan tersebut tentunya mempunyai struktur yang sangat kompleks dan fungsi yang berbeda.

BACA JUGA:

Ada yang mengatakan bahwa mereka yang lebih dominan dengan otak kiri lebih pintar matematika, dan yang dominan otak kanan lebih unggul dalam kreativitas. Ini fakta atau mitos?

Teori mengenai perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan telah popular sejak tahun 1960-an yang diteliti oleh Roger Sperry, yang merupakan seorang neuropsikolog. Ia menemrukan bahwa akal manusia terdiri dari dua bagian dengan fungsi khusus yang tidak harus bergantung antara satu bagian dengan bagian lainnya.

Otak kiri lebih berhubunagn dengan logika dan rasio manusia, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat dari Intelligence Quotient (IQ). Otak kiri berfungsi untuk melakukan analisis dan proses logis, seperti pengambilan keputusan dengan logika atau melakukan sesuatu dengan perhitungan yang matang. Ketika kita ingin mengungkapkan sebuah fakta, otak kiri juga lah yang akan menarik data tersebut dari memori kita.

Sedangkan otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). misalnya seperti sosialisasi, komuikasi, interaksi dengan manusia lain, serta pengendalian emosi.

Otak kanan juga berfungsi untuk semua jenis kegiatan kreatif seperti menari, menggambar, dan menyanyi. Otak kanan juga bertanggung jawab atas kemampuan spasial seseorang, yakni meliputi pengenalan wajah dan pengolahan musik.

Otak kanan juga dapat melakukan beberapa fungsi matematika, tetapi hanya perkisaan kasar dan perbandingan. Otak bagian ini juga yang akan membantu citra visual dari apa yang kita lihat. Saat seseorang berbicara, otak kanan yang akan membantu menafsirkan konteks dan nada lawan bicara.

Fungsi dari kedua bagian otak ini memang berbeda. Tetapi fungsi keduanya tetap terhubung. Kedua fungsi otak manuasi itu sebetulnya digunakan secara seimbang, tidak ada yang lebih dominan dibandingkan yang lain.

Kedua bagian otak saling terhubung dan saling berkoordinasi dalam menjalankan fungsinya. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya tidak ada sisi otak yang lebih dominan dibanding yang lain. Penelitian tentang ini dilakukan tahun 2013 dengan melakukan pencitraan dengan MRI pada 1000 orang.

Meskipun tidak ada yang mendominasi antara satu bagian dengan bagian yang lain, perbedaa aktivitas otak kanan dan kiri memang benar adanya, yakni mengerjakan dua hal yang cenderung berbeda.

Lebih baik memaksimalkan funsi kedua bagia otak dibandingkan membagi fungsinya secara terpisah.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*