18 Maret Hari Arsitektur Indonesia, Inilah Arsitek Indonesia Ternama yang Terkenal Hingga Mancanegara




arsitektur, Arsitektur Indonesia
Perkembangan arsitektur Indonesia tidak lepas dari sejarah budaya bangsa. (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Tanggal 18 Maret diperingati sebagai Hari Arsitektur Indonesia. Peringatan ini dibuat untuk memperingati jasa para arsitektur yang telah berperan dalam pembangunan di tanah air. Hari Arsitektur di Indonesia tidak lepas dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang didirikan di Bandung pada tanggal 17 September 1959.

Inilah deretan arsitek Indonesia ternama dan terkenal hingga mancanegara.

BACA JUGA:

Achmad Noe’man

Achmad Noe’man merupakan sosok dari Garut dan lahir tahun 1924. Karyanya yang terkenal adalah Masjid Islamic Center yang berada di Jakarta, Masjid Amir Hamzah Ismail Marzuki, Masjid Salman ITB Bandung, Masjid At Tin. Selain itu, karyanya yang lain adalah Masjid Syekh Yusuf di Cape Town, Afrika Selatan.

Prestasinya tersebut membuatnya disebut arsitek Indonesia sejuta masjid. Ia juga menjadi salah satu pendiri IAI.

Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat yang sering dipanggil Kang Emil ini setelah lulus dari ITB melanjutkan karier dan pendidikannya serta mendapatkan beasiswa University of California. Sekembalinya ke Indonesia pada 2002, ia mendirikan Urbane. Karyanya yang terkenal antara lain adalah Rumah Botol di kota Bandung, Masjid Al Safar, Masjid Al Irsyad Kabupaten Bandung Barat, Museum Tsunami Aceh, Marina Bay Waterfront Master Plan, Ningbo Newton Tiongkok, Beijing Finance Street yang membuat kota Beijing menjadi lebih manusiawi dengan membuat ruang terbuka hijau di tengahnya.

YB. Mangunwijaya PR.

Arsitek lulusan dari ITB tahun 1959 ini dikenal sebagai Bapak Arsitektur Modern Indonesia yang telah banyak menciptakan banyakkarya di dalam maupun luar negeri. Karyanya yang terkenal antra lain Bentara Budaya, beberapa gereja, dan Kampung Code di Yogyakarta.

Selain dikenal sebagai arsitektur, YB. Mangunwijaya juga dikenal sebagai sebagai sastrawan yang memiliki karya sastra berjudul Roro Mendut dan Burung BUrung Manyar.

Frederich Silaban

Tidak banyak yang tahu bahwa Masjid Istiqlal dirancang oleh Frederich Silaban yang tidak beragama Islam. Meskipun hanya lulusan STM, Frederich Silaban tidak dapat dipandang sebelah mata. Karya yang terkenal lainnya adalah Monumen Khatulistiwa di Pontianak, Gelora Bung Karno, dan Monumen Nasional (Monas). Dengan beragam karyanya itu ia mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Sipil dari pemerintah.

Budi Pradono

Arsitek satu ini juga dikenal hingga mancanegara karena mendapatkan penghargaan dari Arcasia Architecture Award  tahun 2016. AAA merupakan salah satu Dewan Arsitektur yang dibentuk oleh 19 organisasi yang ada di Asia. Salah satu karyanya yang dikenal dunia adalah Dancing Mountain House. Dancing Mountain House merupakan bangunan yang menggunakan konsep borderless home atau rumah tanpa sekat.

Daliana Suryawinata

Arsitek perempuan kelahiran Jakarta ini lulusan Universitas Tarumanegara yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke Berlage Institute, Belanda. Sekembalinya ke tanah Air, Dana, panggilan akrabnya banyanmembangun ‘kampung’ seperti Perpustakaan Microlibrary di kota Bandung. Dengan karyanya ini Dana berhasil meraih penghargaan Architizer A+ New York.

Andra Matin

Terkenal dengan karyanya yang elegan dan modern, arsitek yang bernama lengkap Isandra Matin Ahmad ini mempunyai karya yang bernama Elevayion, dan berhasil meraih penghargaan tingkat Internasional. Karyanya pernah dipamerkan dalam sebuah event bertajuk Venice Architechture Biennale tahun 2018.

Han Awal

Bernama asli Han Hoo Tjwan, merupakan seorang arsitek keturuanan Tionghoa yang terkenal dengan karya rancangannya seperti Gedung Arsip Nasional, Gereja Katedral, dan Gedung Bank Indonesia. Pemugaran Gedung Arsip Nasional membawanya memenangkan penghargaan Award of Excellence UNESCO Asia Pacific Heritage tahun 2001.

IR. Soekarno

Presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan negara kita ini juga merupakan seorang arsitek. Gedung Sarinah Jakarta, Gedung MPR/DPR tercatat merupakan hasil rancangannya. Bersama Frederich Silaban, Ir. Soekarno juga merancang Monas, monumen yang menjadi icon Jakarta.

Itulah beberapa  arsitek Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia dan dikenal hingga mancanegara. Yuk, semangat biar bisa berkarya seperti mereka!

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*