Sekolah-sekolah Inggris di Negara Sedang Berkembang Kantongi Profit Rp545 Miliar Tuai Kritik

Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com — Jumlah keuntungannya yang melesat dalam dua tahun terakhir dari operasi di luar negeri, termasuk di negara Asia yang miskin telah mendatangkan kritik terhadap sekolah-sekolah elit Inggris yang beroperasi di luar negeri.

Keuntungan yang lukratif itu ditengarai dipergunakan untuk mempertahankan kelangsungan hidup mereka di Inggris dengan status lembaga amal yang akan menghadapi tekanan bila nanti pemerintahan dikuasai oleh Partai Buruh.

Surat kabar The Guardian mengutip sebuah studi yang dilakukan oleh Private Education Policy Forum (PEPF). Menurut studi itu selama tahun 2020-2021, sebanyak 40 sekolah swasta Inggris yang berstatus sebagai lembaga amal mengantongi keuntungan £29 juta atau sekitar Rp545 miliar dari operasi cabang-cabangnya di luar negeri. Angka ini melesat dari hanya £1,6 juta pada tahun 2011-2012.

Menurut The Guardian, sekolah-sekolah swasta elit Inggris sedang berpacu untuk membuka operasi mereka di sejumlah negara yang paling miskin di dunia sebagai cara memenuhi kewajiban di dalam negeri dengan status lembaga amal.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*